Peringati HKN, Bupati Mashuri Bacakan Sambutan Menteri Kesehatan RI

Dibaca: 362 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Bupati Bungo H Mashuri, menghadiri Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54, di lapangan Ex MTQ, Sabtu (17/11). Peringatan HKN ke-54, mengangkat tema “Ayo Hidup Sehat Mulai dari Kita”. Peringatan HKN ditandai dengan melepas balon ke udara.

Turut hadir Sekda Bungo H Ridwan Is, Ketua TP PKK Hj Verawaty Mashuri, ketua DPRD Kabupaten Bungo Ria Mayang Sari, Forkompida Kabupaten Bungo, dan tamu undangan lainnya.

Dalam peringatan HKN, banyak kegiatan yang dilaksanakan. Kepala Dinas Kesehatan dr Safarudin Matondang, mengatakan ada beberapa rangkaian kegiatan diantaranya, bhakti sosial, dan layanan pengobatan gratis.

“Disamping itu kita memberikan sumbangsih bantuan ke daerah-daerah korban banjir di Jujuhan dan Jujuhan ilir, setelah itu kita adakan perlombaan bulu tangkis antar Puskesmas, antar instansi kesehatan, dan bola volly antar instansi kesehatan, tarik tambang, serta lomba tari kreasi cuci tangan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan.

Disamping dalam momen ini juga memberikan penghargaan teladan-teladan kabupaten dan petugas-petugas yang berprestasi di setiap kecamatan.

Sementara itu, Bupati Bungo H Mashuri, dalam membacakan sambutan Menteri Republik Indonesia menyampaikan, peringatan HKN ke-54, untuk menjadikan momentum yang baik.

Ia juga berpesan untuk mengingat bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud. Apabila semua komponen bangsa berperan serta dalam upaya kesehatan dengan memprioritaskan promotif, preventif, tanpa mengabaikan kuratif dan realibitatif.

Dengan menekan perilaku pada hidup sehat pada diri sendiri, merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat.

Melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) telah diprakarsai oleh presiden Republik Indonesia, Menjadi satu gerakan nasional yang tertuang dalam Inpres No.1 Tahun 2017. Tentang Gerakan masyarakat hidup sehat.

“Selain keberhasilan yang dicapai, kita menghadapi tantangan permasalahan kesehatan yang masih banyak terjadi di Indonesia. Diantaranya masih tingginya kematian pada ibu melahirkan, tingginya angka kurang gizi, penyakit menular dan tidak menular, ini segera diselesaikan jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup sehat, dan masa yang akan datang,” ujar Mashuri.

Bupati juga mengingatkan pada para kepala dinas dan para kepala Puskesmas, agar mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki dalam rangka menyelesaikan permasalahan kesehatan. (jul)

ADVERTISEMENT







ADVERTISEMENT