Seorang Ibu di Tebo Tega Bacok Anaknya yang Masih Bocah

Dibaca: 2.851 kali
Balita (13) bulan di Tebo menjadi korban kekejaman ibu kandungnya, dilukai dengan senjata tajam. Foto : Lalu

SIDAKPIST.ID, TEBO – Sungguh malang balita tidak berdosa ini, menjadi korban keganasan ibu kandungnya di Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, korban di bacok dengan senjata tajam mirip kapak oleh Ibunya sendiri, Selasa (17/05/2022).

Akibat kejadian tersebut, korban yang masih berusia 13 bulan mengalami luka di pinggang dan kini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit umum daerah (RSUD) Sultan Thaha Saifudin.

Pelaku pembacokan anak kandung ini bernama Resti Widia Rahayu (20) ibu kandung korban, yang merupakan warga Kecamatan Muara Tabir.

Peristiwa kejadian tersebut diketahui nenek korban, Eka (40). Yang Saat itu nenek Eka mendengar cucunya menangis digendong ibunya atau pelaku.

Melihat kejadian tersebut nenek Eka mendekati pelaku dan meminta korban yang sedang digendongnya untuk diberikan makan, namun pelaku tidak ingin memberikannya dan membawa korban ke dalam kebun sawit sambil membawa benda tajam.

Melihat pelaku membawa senjata tajam, nenek Eka berusaha meminta benda tersebut, namun tidak dihiraukan oleh pelaku.

Setelah sampai di kebun, korban langsung diletakkan ke tanah dan dibacok pelaku dengan senjata tajam beberapa kali.

Nenek korban melihat kejadian tersebut langsung mengejar dan berusaha merebut kapak dari tangan pelaku.

Nenek Eka sempat digigit saat merebut senjata tajam dari pelaku, nenek Eka berhasil melepaskan senjajata tajam, lanjut pelaku kabur ke kebun. Sementara nenek membawa cucunya ke puskesmas terdekat.

“Saat itu, saya lihat anak saya telah membacok korban. Saya langsung mengejar dan merebut senjata tajam dari pelaku,” ungkap nenek Eka.

Peristiwa kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega, serta kadus dan kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak Kepolisian.

“Benar, saat ini masih dalam proses penyeledikan dan belum diketahui. penyebabnya terjadinya peristiwa tersebut,” terang AKBP Fitria. (adl)

ADVERTISEMENT






ADVERTISEMENT