Cegah Kelangkaan Gas, Pemkab Bungo Gelar Operasi Pasar

Dibaca: 172 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Kabupaten Bungo, bekerjasama dengan, PT. Kandis Permai Lestari, distributor Gas menggelar, Operasi Pasar, Gas Elpiji 3 Kg, bersubsidi kepada masyarakat dengan harga Het Rp 17.000 pada, Jumat (17/5/2019).

Operasi pasar Gas Subsidi tersebut, dilaksankan di depan kantor Pos Cabang Muara Bungo, serta di enam titik dalam wilayah Bungo. Operasi pasar ini digelar untuk mencegah terjadinya kelangkaan gas pada saat bulan puasa dan idul fitri nanti.

Kasubag Kopresi, UKM dan Perindag bagian Adm perekonomian Setda Kabupaten Bungo, Sumedi dikonfirmasi mengatakan, operasi pasar gas 3 kg ini, dilaksanakan saat bulan puasa serta jelang idul fitri nanti.

Sebut Sumedi, ada 6 titik operasi pasar gas 3 kg bersubsidi ini dalam wilayan Bungo. Jadi dalam operasi pasar yang dilaksanakan ini 560 tabung gas yang disediakan untuk masyarakat sesuai harga het Rp 17.000 per tabung. Untuk mendapat gas ini harus membawa Kartu Keluarga (KK).

“Operasi pasar ini, selain membantu masyarakat sekaligus mencegah kelangkaan gas bersubsidi.
Ini juga sudah dilaksanakan oleh seluruh agen dan ditributor gas setiap Kabupaten. Operasi pasar dilaksanakan hingga Minggu (19/5/2019) nanti,” ujarnya.

Suryanto Kasi Promosi dan Perlindungan Konsumen dinas koperasi, UKM dn Perindag juga membenarkan bahwa giat operasi pasar ini mencegah terjadinya kelangkaan Gas nersubsidi pada bulan puasa hingga idul fitri nanti.

“Ini adalah agenda rutin kita bersama pak Kasubag Kopresi, UKM dan Perindag Setda Kabupaten Bungo, dengan seperti ini maka masyarakat bisa tetbantu,” kata Suryanto.

Ros salah satu pembeli, Gas warga Kelurahan Jaya Setia, saat dibincangi di lokasi Operasi Pasar, Ia mengatakan, dengan adanya Pasar Gas bersubsidi ini bisa meringakan beban keluarga karena harga sesuai harga enceran tertinggi.

“Kami sangat senang pak, karena harga sesuai dengan harga Het, dan kami bisa beli dua tabung sekaligus. Kalau beli di toko harga berpariasi mulai dari, Rp 23.000 hingga Rp 25.000 rupiah. Semoga Operasi Pasar seperti ini, bisa setiap bulan jadi kami orang kecil ini, sangat terbantu,” ujar Ros. (jul)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT