Koordinasi Jasa Raharja Bersama Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi, Komitmen Sinergi Pelayanan Korban Kecelakaan

Koordinasi Jasa Raharja Bersama Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi, Komitmen Sinergi Pelayanan Korban Kecelakaan. Foto : sidakpost.id/Bela. Biro Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Jasa Raharja Jambi melakukan koordinasi kepada Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi terkait pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang angkutan umum.

Kunjungan dalam koordinasi tersebut diwakili oleh Kepala Unit Operasional dan Humas PT. Jasa Raharja Cabang Jambi, Danny Firnando dan diterima dengan sambutan positif oleh Kepala Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi, Letnan Kolonel CKM dr.Hayat Amin, SpKJ.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Jambi, Donny Koesprayitno menjelaskan, Kunjungan beberapa waktu lalu oleh Kepala Unit Operasional dan Humas ke Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi dilakukan dalam rangka membangun sinergi dalam memberikan pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan penumpang umum yang mengalami musibah kemudian dirujuk/dirawat di Rumah Sakit dr. Bratanata Jambi.

“Beberapa pembahasan dalam pertemuan tersebut diantara mengenai sinergi penjaminan korban kecelakaan lalu lintas, komitmen memberikan pelayanan kepada korban laka lantas hingga percepatan proses penyelesaian jaminan korban luka-luka baik yang menjalin rawat jalan dan inap sehingga korban dapat melanjutkan fasilitas lanjutan perawatan dengan lebih mudah, cepat dan tepat,” lanjut Donny.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Unit Operasional dan Humas menyampaikan kembali perihal implementasi JR-Care kepada pihak Rumah Sakit dr. Bratanata.

Aplikasi JR-Care dapat mempermudah Rumah Sakit dalam melakukan proses pengadaan atau Procurement, kemudahan akses status jaminan atau Guaranted Letter biaya rawatan bagi pasien korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan penumpang umum, serta monitoring biaya yang tepat guna dan real time.

“Tujuan dari implementasi JR-Care untuk memberikan kebaikan bagi pihak pasien korban kecelakaan lalu lintas yang terjamin Jasa Raharja dalam mendapatkan standar perawatan sehingga ke depannya manfaat biaya rawatan yang diterima korban kecelakaan dapat lebih optimal, efektif, dan tepat guna,” tutup Donny. (bel)