Wabup Bungo Buka Musda Ke VIII Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Bungo

Dibaca: 337 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Wakil Bupati Bungo, H Safrudin Dwi Apriyanto secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) VIII Tahun 2021 yang digelar di Balai Adat Melayu Jambi Bungo, Kamis (16/12/2021). Musda ini dalam rangka pembentukan kepengurusan baru masa bakti 2021-2026.

Wabup H Safrudin Dwi Apriyanto dalam sambutannya menyampaikan, peranan tokoh adat sangat penting. Menghadapi pesatnya kemajuan dan perkembangan teknologi informasi saat ini.

Lembaga adat melayu Jambi kabupaten Bungo harus memperkuat diri, menguatkan kualitas dan kesadaran adat akan pentingnya menjaga, memelihara nilai-nilai dan norma-norma adat.

“Tentu harus memiliki pemimpin yang berwawasan kuat, memiliki komitmen, dan konsisten untuk memperjuangkan hak-hak serta kepentingan masyarakat adat di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun,”ucap Wabup Arpi.

Lanjut Apri, lembaga adat sagat efektif dalam mengarah, mengajum, menjaju dan melarik anak buah penakan dalam Negeri “Bumi langkah serentak limbai seayun”, seperti seluko, Rami kampung dek nan mudo, Iluk kampung dek nan tuo.

Ketika terjadi pertikaian anak Negeri berupa perkelahian dan lain-lain. Maka diperlukan lembaga adat melayu yang di dalamnya terdiri dari tokoh-tokoh adat dan tokoh-tokoh agama yang dapat menyelesaikan masalah yang terjadi, seperti pengalaman yang sudah-sudah.

“Untuk itu perlu di simak ungkapan ini, Penengah, pendamai, dan pemersatu”, oleh karena itu, saya harapkan pengurus mendatang harus sejalan dengan ungkapan, “Adat bersendi syarak, syara’ bersendi kitabullah, syara’ mengato, adat memakai,”katanya lagi.

Lebih lanjut, dalam ungkapan lain berbunyi, “Mengerti adat dan tahu dengan syara’ (agama). Karena Dua unsur itu sangatlah efektif dalam pendekatan penyelesaian masalah di tengah masyarakat.

“Kiranya pengurus yang terpilih nanti harus ada dalam dirinya adat dan agama harus terpatri dalam diri figur tersebut. Saya sarankan kepada peserta Musda supaya cermat menentukan pilihannya, “tutup Apri.

Wakil Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi Drs. H. A. Kadir Husein, berharap Musda VIII Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Bungo berjalan sesuai dengan tatanan nilai kearifan lokal musyawarah mufakat dan saling pengertian, sehingga akan menghasilkan pengurus yang solid dan kompak dengan dasar landasan kerja yang jelas.

“Kedepan masalah yang akan kita hadapi akan semakin kompleks dan berat, hal ini perlu penanganan dan perhatian yang serius dari kita semua, terutama keseluruhan pengurus organisasi. Untuk itu, perlu dipersiapkan suatu program kerja yang jelas, terencana, yang dapat diimplementasikan dengan baik dan tepat,”terangnya.

Tampak hadir, Sekda Bungo Mursidi, Wakil Ketua Umum LAM Provinsi Jambi, Drs.H. A. Kadir Husein, M.Pd, Staf Ahli beserta Asisten, Kepala OPD dan para Camat se- Kabupaten Bungo, Unsur Forkompinda serta seluruh peserta Musda VIII LAM Jambi Kabupaten Bungo. (jul)

ADVERTISEMENT