Parkir Liar di Muara Bungo Jadi Sorotan

Dibaca: 126 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Realisasi pendapatan dari sektor parkir masih jauh dari target. Hingga saat ini, realisasi parkir baru mencapai 73 persen dari target per tahin Rp 570 lebih.

Dengan sisa waktu kurang dari satu bulan lebih, realisasi target pendapatan dari parkir bisa saja gagal.

Banyak kendala yang dihadapi dalam mengelola parkir di jalan. Salah satunya parkir liar bisa dikatakan menjamur. Para tukang parkir liar memungut biaya parkir dari masyarakat tanpa karcis parkir.

Kepala Dinas Perhubungan, Kabupaten Bungo, Ansori A Roni, mengatakan mengenai retribusi parkir sudah ada Perda yang mengatur. Artinya, semua tukang parkir dibawah naungan Dinas Perhubungan harus memiliki karcis.

“Karcis parkir dari Dinas Perhubungan langsung. Jadi kalau ada yang memungut parkir bukan karcis dari Perhubungan ata bahkan tanpa karcis, itu ilegal,” jelas Kadis Perhubungan.

Ia menambahkan, terkadang masih ada juga tukang parkir yang nakal. Dalam artian, meminta uang retribusi lebih dari yang tercantum dalam karcis.

“Jika ada yang meminta lebih jangan dikasih. Kasih uang parkir sesuai yang tertera pada karcis. Harapannya ada kerjasama antara masyaramat dengan petugas parkir, karena pendapatan¬† dari parkir bisa menambah PAD Bungo,” kata Ansori.

Mengenai semrawutnya parkir di Kota Muara Bungo, Dinas Perhubungan juga sudah memanggil pengelola parkir, agar menata parkir lebih baik lagi biar elok di lihat oleh masyarakat.

“Parkir di Kota Muara Bungo sudah memiliki aturan dan Perda yang jelas. Pengelola parkir yan tak rapi juga sudah kita panggil untuk tidak mengabaikan kerapian parkir,” tehas Ansori A Roni.

Sementara, M Hilal, Kabid Pajak Daerah Dispenda Bungo, mengatakan wilayah psrkir ini, memang ada yang di bawah dishub dan ada yang setor ke Dispenda langsung.

Seperti parkiran di sepadan jalan parkir di setor ke dinas dishub. Untuk parkirran untuk pelataran jalan disetor langsung oleh pemilik toko ke kantor dispenda.

“Seperti parkir di halaman haypermart mereka setor langsung ke kantor kita dan untuk di depan swalayan citra pasar bawah di setor ke dishub dan masih ada yang lainnya,” ujar M Hilal. (zek)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*