Terkam Warga Merangin, Harimau Betina Masuk Perangkap di Desa Air Batu

Dibaca: 4.391 kali
Tampak Tim BKSDA Provinsi Jambi Sedang Evakuasi Harimau Yang Kena Perangkap/Foto : BKSDA Provinsi Jambi (Zakaria)

SIDAKPOST.ID, MERANGIN – Harimau Sumatera (Panthera tigris Sumatrae) yang menerkam warga Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi akhirnya kena perangkap tim BKSDA, Sabtu (16/10/2021).

Informasi diperoleh media sidakpost.id, harimau tersebut sudah menerkam tiga warga Merangin. Dua warga meninggal dunia dan satunya mengalami luka-luka bagian tangan. Kondisi tersebut semakin mencekam hingga Tim BKSDA Provinsi Jambi turun ke lokasi.

Tim Gabungan BKSDA Sedang Evakuasi Harimau Yang masuk Perangkap

BACA JUGASedang Menyadap Karet, Warga Merangin Diserang Harimau

Kepala Resor BKSDA Bungo-Merangin, Ikawa saat dikonfirmasi sidakpost.id membenarkan kalau harimau Sumatera itu berhasil ditangkap berkat perangkap yang sudah terpasang satu hari lalu. Memang ada tiga perangkap dipasang di tiga titik lokasi.

“Tadi setelah kita memasang perangkap di Marus dan Desa Guguk, kami langsung cek perangkap yang ada di Desa Air Batu. Setelah kami datangi ternyata benar, seekor harimau sumatera betina sudah masuk perangkap,” ungkap Ikawa, Sabtu (16/10/2021).

BACA JUGA : Ngeri, Remaja di Merangin Tewas Diterkam Harimau

Dikatakan, diprediksi penyebab harimau tersebut itu memangsa manusia karena kekurangan pakan. Karena binatang lainnya seperti babi hutan, banyak yang sudah punah. Kondisi harimau yang kena perangkap juga tidak sehat badan terlihat sangat kurus.

“Harimau tersebut langsung dievakuasi ke tempat penyelamatan Satwa Provinsi Jambi, karena kondisi harimau tersebut juga tidak sehat. Jadi perangkap yang kita pasang memang dikasih umpan satu ekor kambing serta lengkap kamera pengintai,” katanya.

Lanjut Ikawa, untuk perangkap yang lain sudah terpasang itu tetap akan di pantau beberapa hari kemudian. Semua itu, untuk memastikan apakah masih ada harimau yang lain atau tidak.

“Kita berharap tidak ada lagi harimau yang lain berkeliaran disekitar lokasi kejadian. Dengan seperti itu masyarakat yang ingin pergi ke kebun sudah aman, oleh karena itu tetap kita pantau terus,” tutupnya.

Tim yang turun terdiri dari, Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 BKSDA Provinsi Jambi, H. Udin Ikhwanuddin, KPHP Unit 24.5.6 Merangin, Kapolsek Sungai Manau, Babinsa Marus, BKSDA Resor Bungo-Merangin, TNKS dan FFI. (zek)

ADVERTISEMENT