Kapolsek Taseplin, IPTU Putra Balapan di Track Bukan di Jalan Raya

Tampak Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas IPTU Putra menerima piala juara I Drag Bike di Sirkuit Suwarnadwipa Grand Bungo City. Foto : sidakpost id/zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO –  Aksi Balap liar di kota Muara Bungo semakin menjadi jadi dan ini menjadi sulit diberantas. Meski ada penertiban dan himbauan oleh petugas tapi masih tetap melakukan aksi balap liar.

Pantauan di lapangan aksi balap liar itu sering kali berpindah pindah lokasi bila di satu titik tidak ada polisi maka disitu lah mereka melakukan aksi balap liar di jalan raya.

Seperti disampaikan himbauan langsung oleh Kapolres AKBP Wahyu Bram melalui Kasi Humas, AKP M.Noer, Jum’at (17/06).

“Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas telah memberikan edukasi yang sangat besar manfaatnya bagi anak anak muda karena beliau kantin ikut, drag race dan drag bike. Keikut sertaan Kapolsek itu memberikan edukasi kepada para pemuda di Bungo,” ujar M Noer.

Dikatakan, untuk menyalurkan bakat balap maka lebih baik di arena yang telah ada seperti di Sirkuit Suwarnadwipa Grend City Muara Bungo. Jadi, sangat ditangkan aksi balap liar di jalan raya karena aksi sangat menggangu ketertiban umum.

“Kapolsek IPTU Ramadhansyah Putra telah menunjukan kalau ingin menyalurkan hobi itu di track bukan ugal ugalan di jalan raya. Seperti kemarin beliau bisa meraih juara 1 di klas time 10.5 detik, 201m, dapatkan hasil time 10.5.27 detik,” papar M Noer.

M Noer juga berharap para orang tua yang ada di Bungo juga harus berperan untuk memberi masukan dan solusi kepada anak anak yang memiliki bakat pembalap, agar menyalurkan bakat dan hobi di arena track.

“Karena anak anak muda memiliki harapan menjadi generasi yang gemilang, tapi bila sudah kecelakaan siapa yang rugi kalau bukan anak dan para orang tua. Mari kita gaungkan kepada anak anak balapan itu di track bukan di jalan raya,” tutupnya. (zek)