Ziarah Kubur Sudah Tradisi Masyarakat Dusun Tanah Periuk Bungo

Dibaca: 114 kali
Warga Dusun Tanah Periuk Bungo Lakukan Ziarah Kubur.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Tradisi turun temurun masih dilestarikan setiap memasuki Hari Raya Idul Fitri. Seperti hari raya idul fitri 1439 Hijriah/2018 M.

Seperti lebaran kedua, warga Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Jambi.

Rarusan warga, Dusun setempat, terlihat memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk melakukan ziarah dan mendoa kan kepada arwah-arwah sanak keluarga yang telah meninggal dunia, sekaligus silaturahmi dengan sesama warga lainnya, Sabtu (16/6/2018).

Sejak pagi hingga menjelang sore masyarakat terus berdatangan memadati Tempat Pemakaman Umum  (TPU). Dari beberapa kalangan Orang Tua, remaja, dewasa , hingga anak-anak hadir di Tempat Pemakaman Umun setempat.

Aktivitas itu, bertujuan untuk melakukan ziarah dengan membaca yasin, ayat-ayat pendek untuk mendoa kan arwah-arwah keluarga yang telah meninggal dunia.

Dikatakan Sayuti (61), salah seorang tokoh masyarakat setempat bahwa, ziarah kubur ini, sudah menjadi tradisi turun temurun dan merupakan peninggalan nenek moyang yang masih di lestarikan hingga saat ini.

Ziarah itu, dilakukan berbagai kegiatan diantaranya, pembersihan makam terhadap semak-semak. Membacakan yasin serta mendoa kan kepada arwah-arwah sanak keluarga yang telah meninggal dunia, sekaligus sebagai ajang silaturahmi bagi masyarakat setempat.

Tambahnya, pemerintah dusun tanah periuk bersama masyarakat juga Melakukan Ziarah keliling di beberapa Tempat pemakaman umum, dan makam tua yang berada di desa tanah periuk.

“Alhamdulillah, tradisi ini sampai saat ini masih terus terjaga dengan baik dari zaman dahulu sampai sekarang,” ujarnya

Sebutnya, Ziarah Kubur itu di lakukan pada lebaran hari Rlraya Idul fitri hari ke-2, dan selain itu untuk membersihkan makam sanak keluarga dan sebagai ajang silaturahmi sesama warga Desa Tanah Periuk.

“Selain itu, Pemerintah Dusun Tanah Periuk juga melakukan Ziarah keliling bersama masyarakat, yang dilaksanakan di beberapa Lokasi makam, dan makam Tua (keramat-red),” ungkapnya. (jul)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*