Puluhan Pendekar PSHT Cabang Bungo Datangi Kantor Kesbangpol, Ada apa ?

Dibaca: 746 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Puluhan pendekar silat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bungo, mendatangi kantor BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo, Kamis (15/04/2021).

Kedatangan PSHT bukan untuk bermain silat atau bikin rusuh namun kedatangan mereka, untuk menindaklanjuti hasil verifikasi keabsahan ormas PSHT yang sah dan telah di akui.

Wakil Ketua PSHT Cabang Bungo, Ari Harianto, kedatangannya hari ini tidak lain ingin mengetahui hasil verifikasi atas kepengurusan PSHT yang sah dari mediasi terdahulu yang belum selesai.

Dari hasilnya telah disampaikan oleh bapak pihak kesbangpol tadi, bahwa kepengurusan PSHT Cabang Bungo adalah sah dan terdaftar di Kabupaten Bungo. Ketua umum pusat kangmas Drs. R. Moerdjoko HW, ketua perwakilan Pusat Provinsi Jambi saudara Sutikno S.Pd.I, M. Pd dan ketua cabang Bungo 067 Saudara Sunardi.

“Ini sudah sesuai dengan fakta hukum yang ada baik berdasarkan dari surat edaran Kesbangpol provinsi Jambi, maupun terkait putusan-putusan pengadilan yang sudah inkrah,” sebut Ari Harianto, Wakil Ketua PSHT Cabang Bungo.

Menurut Harianto, pada dasarnya sesuai dengan UU ormas pasal 10 dan 20 bahwa ormas dapat berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum. Jadi PSHT dalam hal ini sesuai fakta hukum yang ada tidak berbadan hukum lagi dan ormas yang tidak berbadan hukum harus mengurus surat keterangan pemberitahuan terdaftar.

“Kami pengurus sudah jauh-jauh hari setelah mendapatkan SK pengurus dari pusat Madiun terus kami sampaikan ke kesbangpol dan sudah melalui tahapan panjang dan lama dan akhirnya surat keterangan pemberitahuan terdaftar diperoleh dengan nomor 220/101/BPBD-KBP/2021. Mudah-mudahan kami bisa menjalankan amanah dan menjaga marwah ajaran-ajaran PSHT pusat Madiun,” ugkapnya.

Hal itu juga ditegaskan oleh, ketua PSHT cabang Bungo, Sunardi mengatakan kini kepengurusan organisasi PSHT cabang Bungo sudah terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Bungo. Kendati demikian tetap berkoordinasi kepada pimpinan organisasi yang di pusatkan di Madiun pimpinan saudara Drs.R.Moerdjoko HW.

“Karena telah mempercayai kami para pengurus daerah untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pengurus organisasi PSHT di Kabupaten Bungo, maka semua itu akan kami lakukan,” ucap Sunardi.

Disamping itu lanjut Sunardi, pihaknya juga telah mendapatkan izin lisensi dari pengurus pusat melalui ketua koordinator wilayah provinsi Jambi. Dengan demikian, segala sesuatu yang terjadi di wilayah Bungo menjadi hak dan wewenang pengurus cabang Bungo.

“Untuk melakukan tugas dan kewajiban dalam kegiatan pembinaan, kami tegaskan bahwa, PSHT di Bungo adanya satu yang kami pimpin. Untuk itu yang lainnya kami tidak tahu,” tegasnya.

Sementara Kepala BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo, Drs. H. Tobroni Yusuf mengatakan Tim verifikasi pendataan dan pemantauan telah melakukan kajian pada 14 April 2021, mempertimbangkan surat dari Kesbangpol provinsi Jambi, dan menelaah hasil PTUN Jakarta.

Hingga keputusan Kasasi Mahkamah agung Republik Indonesia, bahwa PSHT yang di Pimpin oleh Saudara Drs. R. Moerdjoko. HW, ditetapkan sebagai pemilik sah ormas PSHT yang telah memiliki keabsahan hukum tetap  (Inkrah).

“Tentu ini linear sampai ketingkat bawah. Sementara cabang di Muara Bungo dipegang oleh pak Sunardi berkedudukan di Kuamang Kuning. Dengan dasar itu, Tim juga melakukan pembatalan berita acara mediasi pada 25 Februari 2021, yang dihadiri dari unsur kejaksaan, unsur Polres, kabag hukum, kementerian agama, dan unsur teknis terkait,” tukasnya. (jul)

ADVERTISEMENT