Warga Tabir Gelar Aksi di Gedung DPRD Merangin

Dibaca: 422 kali

SIDAKPOST.ID, MERANGIN – Ratusan warga Tabir Barat dan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin menggelar aksi unjuk rasa di gedung  DPRD Merangin, Senin (16/3). Masa meminta ketua DPRD Herman Ependi bersama anggota untuk berdiskusi.

Dalam aksinya, warga menuntut pemerintaj untuk mencabut surat dari Dinas Kehutanan Provinsi Jambi nomor: 1987/dishub-22/111/2020 tentang penjelasan pengunaan kawasan hutan.

Dimana dengan adanya surat ini berdampak pada ruas jalan Muara Jernih – Muara Kibul serta pembebasan lahan TNKS untuk pembukaan jalan ke desa Air Liki. Ketua dan anggota DPRD Merangin diminta untuk mediasi ke kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

Sebelumnya, salah satu anggota DPRD Merangin dari Dapil 2 Tabir, As’ari Elwakas menawarkan opsi agar audiensi dilaksanakan digedung DPR karena ruang di aula kantor Kehutanan sempit. Namun, permintaan itu ditolak oleh masa .

“Ruangan di kantor Kehutanan ini sempit. Sebaiknya, audiensinya di DPRD saja ,” ucap pria yang akrab disapa Apuk ini.

Masa mengatakan sudah bertahun lamanya masyarakat yang berada ruas jalan Muara Jernih – Muara Kibul ini menunggu akses jalan yang bagus hingga tahun 2020 ini.

Berkat perjuangan dan kegigihan DPRD Merangin dan pemerintah Kabupaten Merangin mempunyai niat yang baik merealisasikan jalan aspal yang mulus dengan anggaran yang fantastis yaitu Rp 29 milyar melalui pinjaman ke PT SMI.

Namun sangat disayangkan mimpi jalan mulus terhalang bahkan terancam batal di karenakan penjelasan dari dinas Kehutanan pada ruas jalan Muara Jernih – Muara Kibul terdapat kawasan Hutan Produksi (HP) seluas 1.327 meter persegi.

“Berbicara masalah kedaulatan, kami tidak akan gentar salah satu langkah pun kami tidak akan mundur. Kita pulang harus membawa hasil jika tidak hasil aksi hari ini kita masak di kantor UPTD ” ucap Murdani kordinator aksi. (hm)

ADVERTISEMENT