Staf Ahli Bupati Buka Sosialisasi Bulan K3 dan Program BPJS Ketenagakerjaan

Staf Ahli Bupati Bungo, Ir. Anna Lukita, saat sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi. Kamis (16/2) Foto : sidakpost.id/julian. Biro Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Bupati Bungo, diwakili Staf Ahli Bidang Keuangan dan SDM Setda, Ir. Anna Lukita membuka acara sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja, serta program BPJS Ketenagakerjaan bulan K3 tahun 2023 di Ballroom Amaris Hotel Muara Bungo, Kamis (16/2/2023).

Anna Lukita menyampaikan, pelaksanaan K3 adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan sejahtera, bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Serta bebas pencemaran lingkungan menuju peningkatan produktivitas sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja.

“BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu lembaga representasi negara yang turut andil membantu, mendukung dan mendorong untuk melaksanakan K3 secara berkelanjutan yang pada akhirnya menjadi suatu budaya dalam lingkungan kerja di perusahaan,” ungkap Anna Lukita¬† saat membuka sosialisasi K3.

Menurut data BPJamsostek sampai dengan Agustus 2022, pekerja yang sudah menjadi peserta sebanyak 35,2 juta orang, dan sepanjang tahun 2022 ini telah banyak terjadi kecelakaan kerja sebanyak 180 ribu kasus dengan tingkat kesembuhan sebesar 26 persen, tingkat kecacatan 3 persen, dan kecelakaan yang menyebabkan kematian sebesar 3 persen.

Tingginya kasus kematian dan kecacatan, tentunya mempengaruhi kenyamanan dan produktivitas kerja. Karena itu, kita sebagai pelaku usaha dan pelaksana harus berkomitmen untuk berperan aktif meningkatkan kesadaran atas penerapan K3 dilingkungan kerja masing-masing perusahaan.

Kepada pemberi kerja, selalu menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di perusahaan, dan kepada pekerja itu sendiri untuk sadar dalam menggunakan alat pelindung diri (APD) selama bekerja, serta selalu memperbaharui pengetahuan tentang prosedur kerja yang aman sesuai SOP yang sudah ditetapkan di perusahaan.

“Semoga dengan adanya perayaan bulan K3 Nasional ini, akan terjadi sinergitas dan harmonisasi antara pemerintah, pemberi kerja dan pekerja serta stakeholder terkait, dalam mewujudkan kesejahteraan seluruh pekerja Indonesia dengan meminimalisasi angka kejadian kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja,” ujarnya. (Jul)