Tak Hanya Kontrol Sosial, LSM Inakor Tebo Lestarikan Kesenian Nusantara

Dibaca: 370 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Tidak hanya sebagai lembaga kontrol sosial saja, LSM Inakor Tebo ikut melestarikan Kebudayaan daerah atau Kesenian tradisional nusantara sabang sampai Marauke.

Kesenian tradisional peninggalan leluhur bangsa Indonesia harus ditumbuh kembangkan dan dilestarkan, agar tidak punah tergerus oleh kemajuan zaman.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua LSM Inakor Tebo, M.Husni yang ikut mempelopri acara Nonton Besamo flm Documenter Niro Sosial Budaya Ekonomi dan Pagelaran Seni Budayo Ago Gilo, bertempat di lapangan Voly Ball Simpang Logpon Desa Teluk Kuali Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo. Minggu (14/11/2021) malam.

Tampak hadir pada acara ini Kades Teluk Kuali, Pengurus Sanggar Seni Kuali Emas, Ketua LSM INAKOR Tebo, Babinsa, Seniman,Tokoh masyarakat dan Undangan lainnya.

“Kesenian tradisional nusantara harus dilestarikan untuk kekayaan khasanah kebudayaan nasional, pertunjukan rakyat kesenian tradisional selain untuk media hiburan, juga untuk menangkal masuknya kebudayaan Asing yang tidak sesuai dengan norma kehidupan bangsa Indonesia,”tegas Husni.

Kades Teluk Kuali Zulhepni Yusuf menyebutkan, sebelumnya Desa Teluk Kuali terpilih menjadi Pemajuan Kebudayaan melalui program yang perdana diterapkan Kemendikbudristek, melalui program ini kalangan generasi muda Aswandi S.Kom dari Teluk Kuali yang direkomendasikan Oleh PEMDes Kepada Penggiat Kebudayaan Kabupaten Tebo Aswadi Rahmad.

Untuk menjadi Pendamping Pemajuan Kebudayaan Desa. Lalu ditunjuk oleh Dirjen Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Dr Restu Gunawan M.Hum untuk Pendamping Kebudayaan di Desa ini.

” Pagelaran ini di lakukan dalam rangka untuk mlestarikan seni budaya yang sudah turun temurun, adat budayo pusako lamo, sekaligus untuk menghibur masyarakat serta mengenalkan kepada generasi penerus, agar warisan budaya ini tidak hilang,” kata Kades Zulhepni Yusuf.

Budayawan Ago Gilo Sertu Nasril yang jiga seorang Babinsa Koramil 416-05/Pulau Temiang Kodim 0416/Bute mengatakan, pihaknya membenarkan selain Pemutaran Film Documenter ditampilkan Kesenian Tradisional Ago Gilo yang diwariskan oleh pendahulu turun temurun hingga sampai sekarang ini.

” Kesenian tradisional seperti Ago Gilo dan lainnya perlu terus dilestarikan, agar tidak musnah dan bisa menjadi aset dan dimikmati hingga sampai ke Cucu kita nanti,”ujar Sertu Nasril. (asa/wen)

ADVERTISEMENT