Babinsa Koramil 03/Sungai Bengkal Cegah Karhutla Lewat Sosialisasi

Dibaca: 73 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Koramil 416-03/Sungai Bengkal Kodim 0416/Bute terus melakukan sosialisasi kepada warga lewat para Babinsa di wilayah binaannya.

Hal tersebut disampaikan Danramil 416-03/Sungai Bengkal Kapten Inf Sulasa Hadi, dalam ketika dihubungi ditempat terpisah, Minggu (15/09/2019).

Diungkapkan Danramil, sosialisasi ini sangat penting sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya Karhutla, khususnya di wilayah yang menjadi area service Koramil 416-03/Sungai Bengkal.

Seperti yang dilakukan Babinsa Sungai Aro Serda Umbar Suharmanto, yang melakukan sosialisasi kepada warga di kelurahan tersebut tentang bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari Karhutla,
Minggu (15/09/2019).

“Hari ini Minggu, Serda Umbar Suharmanto sebagai Babinsa Sungai Aro, mensosialisasikan bahaya dan dampak Karhutla terhadap masyarakat,” terangnya.

“Ini sebagai bentuk antisipasi, sekaligus himbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran hutan secara liar,” tambah Sulasa Hadi.

Lebih lanjut, Ia pun mengatakan bahwa, melalui Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga yang dilakukan jajarannya dilapangan, dinilai lebih efektif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan.

“Kegiatan seperti ini, akan terus kita lakukan terlebih saat ini masih musim kemarau,” tegasnya.

Hal tersebut juga diamini oleh Serda Umbar Suharmanto, dimana menurut pengakuannya bahwa Ia akan terus malakukan sosialisasi kepada warga tentang bahaya Karhutla.

“Saya akan terus mengajak warga agar jangan membakar hutan untuk membuka lahan,” ujarnya.

“Karena itu perlu adanya Komsos. Terlebih ini musim kemarau, pastinya akan sangat berbahaya,” imbuhnya.

Selanjutnya tutur Umbar, dalam kegiatan tersebut, Ia juga memberikan pencerahan kepada warga akan aturan hukumnya.

“Kita sampaikan pada warga aturan hukum yang berlaku, karena tidak semua warga tahu aturan hukumnya,” tegas Umbar

Harapannya, kata Umbar, dengan sosialisasi ini, warga di Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, tidak ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar. (red)

ADVERTISEMENT