Pemda Gelar Diskusi Bersama Masyarakat, Direktur WALHI: Penegakan Hukum Sampai ke Aktornya!

Dibaca: 151 kali

SIDAKPOST.ID, MERANGIN – Aktivitas PETI terus meningkat di Merangin, meski kegiatan ini ilegal dan sangat berbahaya, namun masih banyak juga warga nekad.

Persoalan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi pembahasan menarik untuk dikupas. Bertempat di aula Mapolres Merangin yang dihadiri elemen masyarakat, Kamis (14/01/2020), digelar diskusi. Kegiatan ini pula diikuti Polda Jambi, aktivis lingkungan dan akademisi secara virtual.

Rudiansyah, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi mengatakan bahwa sulitnya pemberantasan PETI, di Jambi karena ada indikasi upaya mendapatkan perlindungan dari oknum aparat penegak hukum.

“Ada indikasi oknum yang melindungi mereka dalam melakukan aktivitas PETI, ada indikasi oknum penegak hukum dan Tokoh Masyarakat,” cetus Rudiansyah.

Terkait itu, Rudiansyah merekomendasikan agar semua elemen masyarakat bersama-sama menolak kegiatan PETI. Kemudian penegakan hukum harus dilakukan maksimal hingga ke akar-akarnya dan juga aktornya intelektualnya.

“Pemerintah harus membuat kebijakan melakukan monitoring, evaluasi terhadap penggunaan alat berat, mercuri dan BBM, Pemerintah Provinsi dan kabupaten harus membuat rencana aksi tentang penghapusan penggunaan Mercuri,” pungkasnya. (Idon)

ADVERTISEMENT