Maulid Nabi 1443 Hijriah, di SDN 194 Wirotho Agung Terapkan Prokes

Dibaca: 245 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Peringatan Maulid Nabi 1443 Hijriah 2021 Masehi digelar di SDN No 194/VIII, Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, pada Sabtu (13/11/2021).

Tampak hadir pada peringatan Maulid Nabi ini Kepala SDN 194/VIII Rimbo, Mubaligh atau penceramah, Pengurus Komite Zakaria, Dewan guru, Siswa-Siswi SDN 194 dan Undangan lainnya.

Kepala SDN 194/VIII Rimbo Bujang Indrayulaikah menuturkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua pihak atas dukungannya, sehingga dapat terlaksana peringatan Maulid Nabi 1453 Hijriyah di SDN ini, meskipun dilaksanakan dengan cukup sederhana mempedomani dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kita berharap momentum peringatan Maulid Nabi dapat menjadi suri tauladan bagi anak didik di SDN ini, mencontoh budi pekerti Nabi Muhammad Rosulullah SAW. Sehingga menjadi anak yang solih dan soliha,”harap Kepsek Indrayulaikah.

Ketua Panitia Maulid Nabi Ria Komalasari menyebutkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi sehingga terlaksananya acara peringatan Maulid Nabi pada hari ini.

“Terima kasih kepada semua pihak, semoga momentum peringatan Msulid Nabi ini, membawa barokah kepada kita semuanya ini, Amin,” ucap Ria.

Mubaligh Ustadz Riduan Ahmad Sidik menyampaikan seputar Maulid Nabi, bahwa Maulid Nabi adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad dilahirkan oleh ibunya Aminah Ayahnya bernama Abdullah. Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal tahun Gajah.

“Kelahiran sang Baginda bertepatan dengan peristiwa tentara bergajah menyerang Kakbah atau Amul Fiil pada tahun 571 kalender Romawi. Muhammad kecil disusui oleh Halimah Sa’diyah. Halimah ikhlas menyusui Nabi meskipun ASI-nya sulit keluar. Allah SWT pun membalas kebaikan Halimah dengan membuat keledai kurusnya kembali berisi dan ASI-nya lancar kembali, ” urai Ustadz Riduan Ahmad Sidik.

Lanjut Riduan, Nabi Muhammad tumbuh menjadi seorang yang berbudi pekerti yang baik. Tanda-tanda kenabian juga terlihat dari sosok Rasulullah.Nabi Muhammad diangkat menjadi rasul ditandai dengan dengan menerima wahyu pertama pada saat berusia 40 tahun di Gua Hira. Sejak saat itu, Nabi Muhammad menyiarkan agama Islam dengan sembunyi-sembunyi dan terang- terangan. Rasulullah meninggal dunia pada usia 63 tahun.

” Peringatan Maulid Nabi bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta, yang diwujudkan dengan mengikuti sunnah Nabi SAW dan ketentuan dalam Al Quran demi kemajuan Islam,”ustadz Riduan. (asa)

ADVERTISEMENT