20 Pasang Buku Nikah Laku Terjual oleh Sindikat di Sumbar

Dibaca: 451 kali
Barang Bukti Buku Nikah dan Stempel Aspal dari Tangan Pelaku Pencurian Buku Nikah di Kemenag Bungo/Foto : sidakpost.id

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Ternyata 20 pasang buku nikah yang dicuri oleh sindikat dari Sumbar di kantor Kemenag Bungo sudah berhasil terjual kepada penyedia layanan nikah siri.

Hal itu, terungkap saat konferensi pers di Mapolres Bungo, Sabtu (13/11). Kalau buku nikah hasil tindak pidana sudah dijual sebanyak 20 pasang dengan harga per buku nikah kosong Rp 100 ribu.

BACA JUGA : Angka Perceraian Didominasi Pasangan Muda di Muaro Jambi

“Hasil keterangan sementara pengakuan pelaku kalau buku nikah kosong di jual Rp 100 ribu per pasang. Tali bila sudah lengkap diisi oleh penyedia layanan nikah siri maka harga buku nikah bisa mencapai Rp 1 juta rupiah,”ujar Kapolres Bungo, AKBP. Guntur Saputro.

Sebut Guntur, dari pengakuan pelaku ini ada keterlibatan dari pecatan pegawai Kemenag. Dari situlah para pelaku juga sudah mahir cara mengisi buku nikah kosong hasil pencurian dijual kepada pelanggan meraka selama ini.

BACA JUGA : Kasus Perceraian di Bungo Meningkat, Faktor Ekonomi menjadi Penyebab Utama

“Pelaku juga mengakui bila buku nikah tersebut sudah terisi lengkap data dan stempelnya maka ada yang siap bayar mahal. Kasus ini merupakan jaringan antar provinsi, mereka bukan bergeral di Sumatera saja tapi akan beraksi di Jawa.

Lebih jauh Guntur menyebutkan, segera mungkin seluruh kantor urusan agama diberikan pengamanan berlapis karena disini juga ada keterlibatan dari pecatan pegawai Kemenag. Mereka juga sudah menekuni aksi pencurian buku nikah ini karena sudah ada pelanggannya banyak.

‘Selain buku nikah yang dicuri pelaku dari kantor Kemenag, mereka juga edar buku nikah dari percetakan yang mirip dengan buku nikah asli. Jadi mereka ini memang sudah lihai dalam hal ini,”kata Guntur. (zek)

ADVERTISEMENT