Jalin Silaturahmi, Kasi Pidum Kejari Bungo Jamu Makan Malam Wartawan

Dibaca: 193 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kepala seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo menggelar silaturahmi dengan sejumlah wartawan di Kabupaten Bungo di Cafe dan Resto Ali, Perumnas, Kamis (12/11) malam.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kasi Pidum Anton Sujarwo, SH., MH beserta para Jaksa Fungsional Kejari Bungo dan puluhan wartawan dari media cetak, online, elektronik dan radio.

Anton Sujarwo dalam kesempatan itu, ia mengatakan, media sangat diperlukan sebagai corong informasi. Terutama bagi korps Adhyaksa. Karena melalui media, kegiatan Kejaksaan bisa disampaikan.

Kejaksaan tetap bekerja sesuai dengan fungsinya. Namun, keberadaan media haruslah tetap mengedepankan azas keadilan untuk masyarakat banyak.

“Kesempatan ini ingin saya gunakan untuk bersilaturahmi. Media sudah banyak membantu. Apalagi saat menghadapi Pilkada pada 9 Desember. Saya berharap media bisa menginformasikan berita berimbang dan netral,” ungkapnya.

Selain itu, media memiliki peran yang strategis untuk mengelola emosi masyarakat. Apalagi perkembangan saat ini banyak media sosial yang turut mendongkrak informasi, sehingga masyarakat dapat lebih mudah menerima berita.

“Media pandai mengolah emosi masyarakat. Karena melihat dari satu hal bisa disampaikan dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Ini yang perlu kita satu persepsinya agar masyarakat tetap kondusif dan tidak terpecah belah.  Kami sangat berharap, wartawan senantiasa membuat tulisan yang menarik dan menginspirasi,”tutup Anton Sujarwo.

Sementara Zakaria mewakili wartawan, mengucapkan terima kasih atas jamuan makan malam dari pikah Kejari bersama awak media.

“Kegiatan silaturahmi perlu dinilai sangat penting. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara pihak Kejaksaan dan awak media dapat selalu terjaga,”ucapnya.

Ditegaskannya perkembangan zaman, media begitu canggih dan mudahnya diakses melalui gadget. Akan tetapi sebagai masyarakat harus mampu memilah mana berita yang benar-benar valid dan bukan informasi hoax.

“Karena saat ini dicanggihnya media informasi, banyak pula berita hoax, agar kawan-kawan untuk menerbitkan berita berdasarkan data dan konfirmasi kepada nara sumber yang jelas,” tutupnya. (cr3)

ADVERTISEMENT