Kunjungi NTB, Mensos Salurkan Bantuan dan Berdayakan Kelompok Marjinal

Dibaca: 154 kali
Foto Mensos, Tri Rismaharini Memberikan Bantuan Kepada Kelompok Marjinal

SIDAKPOST.ID, LOMBOK TIMUR – Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Timur, dalam rangka memperkuat pemberdayaan kelompok marjinal dan menyalurkan bantuan.

Selain itu, Kabupaten Sumbawa dan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi lokasi kunjungan Menteri Sosial. Dalam rangkaian kunjungannya, Mensos juga menyalurkan bantuan untuk penyandang disabilitas, anak yatim dan yatim piatu, serta lansia.

Jenis bantuan diantaranya bantuan aksesibilitas, bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), bantuan nutrisi dan vitamin dan bantuan kewirausahaan.

Bantuan mencakup 385 orang dengan nilai total lebih dari Rp 700 juta. “Dengan bantuan ini diharapkan membantu kelompok marjinal mencapai kemandirian ekonomi dan pada gilirannya mempercepat penanganan kemiskinan di sebagian wilayah NTB,“ kata Mensos disela-sela kunjungannya, Rabu, 13 Oktober 2021.

Secara lebih rinci, di Lombok Timur bantuan diserahkan kepada 229 penerima manfaat dengan nilai Rp. 493.150.000. Khusus untuk peserta PKH Graduasi sebanyak 5 orang, masing-masing diberikan bantuan Rp 2.500.000.

Bantuan diberikan dalam bentuk paket sembako, mesin penggiling tepung dan kopi, alat pengukus tempe, 150 kg bahan baku tempe serta kulkas.

Bantuan di Kota Mataram secara simbolis akan diberikan Mensos kepada 153 penerima manfaat di Balai Paramitha dengan nilai Rp 242.479.000, sekaligus akan meresmikan Sentra Kreasi Atensi (SKA).

“SKA merupakan salah satu pilar penting dalam strategi penanganan kemiskinan yang dilaksanakan Kemensos, selain melalui instrumen bansos,“ kata Risma.

Melalui SKA, Kemensos memperkuat kemampuan vokasional dan kewirausahaan sosial kelompok termiskin/termarjinal/terlantar.

Disini jelasnya, mereka juga dihubungkan dengan jejaring ekonomi agar hasil karya mereka mendapatkan pembeli potensial. SKA menyiapkan lapangan pekerjaan, meningkatkan kemandirian sosial ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan sosial. SKA juga menyajikan tempat perbelanjaan dan rekreasi dalam suatu kawasan.

“Selain penyaluran bantuan, Mensos juga memimpikan kegiatan evaluasi mekanisme penyaluran bansos dan pemadanan data Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako,”katanya. (gil)

ADVERTISEMENT