Nakes Terpapar Covid-19, Dinas Kesehatan Berikan Suplemen dan Sembako

Dibaca: 172 kali

SAROLANGUN – Bentuk kepedulian terhadap tenaga kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun secara langaung memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan yang tengah menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

Penyaluran beras dan suplemen dilaksanakan pada Selasa (13/10/20) sore tadi, dan diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Mandiangin, dr. Yoga. Seperti yang diketahui, saat ini sebanyak 7 orang tenaga kesehatan yang berada di Puskesmas Mandiangin terpapar Covid-19.

Bambang Hermanto selaku Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, bahwa hal tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap tenaga kesehatan. Dan kegiatan tersebut dilakukan secara sukarela oleh pihak Dinas Kesehatan. Yang melibatkan Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Puskemas, dan Persatuan Dharma Wanita Dinas Kesehatan.

“Ini bagian dari dukungan moril dan materil kami dari Dinas Kesehatan dan Dharma Wanita kepada tenaga kesehatan yang sedang sakit saat ini. Walaupun tak banyak, kami berharap ini bisa bermanfaat,” ungkap Kadis.

Terkait perkembangan 7 orang tenaga kesehatan Puskesmas Mandiangin yang terpapar Covid-19 saat ini, Bambang Hermanto mengatakan bahwa 4 orang diantaranya sudah melakukan uji swab dan dinyatakan negatif. Ia berharap para tenaga kesehatan dapat segera sembuh dan kembali melaksanakan tugas seperti biasanya.

“Untuk perkembangan saat ini alhamdulillah semakin membaik, kemarin sudah dilakukan swab test lagi dan 4 orang dari mereka hasilnya negatif. Kita harap hasil yang akan datang negatif lagi, jadi mereka bisa dinyatakan sembuh dan bisa kembali bertugas,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Kepala Dinas Kesehatan meminta agar seluruh tenaga kesehatan dapat berhati-hati dalam bertugas. Dan tetap menerapkan protokol kesehatan, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sarolangun.

“Kejadian ini kita jadikan pelajaran, untuk tenaga kesehatan agar tetap menggunakan APD saat bertugas. Kami berpesan agar protokol kesehatan benar benar-benar diterapkan. Tak hanya bagi tenaga kesehatan, namun bagi seluruh masyarakat kita,” tandasnya. (MM)

ADVERTISEMENT