Puluhan Mahasiswa Baru AKPER-SS Ikuti Masa Pengenalan Kampus

Dibaca: 526 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Sebanyak 52 orang calon mahasiswa baru Akademi Keperawatan (Akper) Setih Setio Muara Bungo, mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun ajaran 2021-2022.

Kegiatan yang berlangsung lebih kurang selama 5 hari itu, dibuka secara resmi oleh Direktur Akper Setih Setio, Ns. Zahlimar. Z. M.Kep., bertempat di aula kampus, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Senin (13/9/2021).

Tampak hadir, Ketua Yayasan Setih Setio, Muzni H. A. Djalil, SH beserta jajaran, Wakil Direktur Akper Setih Setio Muara Bungo, Ns Dewi Narulita, S.Kep, M. Kep. beserta jajaran pengurus, dan para Dosen.

Direktur Akper Setih Setio, Ns. Zahlimar. Z. M.Kep. Dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru Akper tahun 2021. Dirinya berharap dengan adanya PKKMB ini dapat menjadi awal perkenalan mahasiswa baru dengan lingkungan kampus.

” Pada PKKMB tahun ini diikuti sebanyak 52 orang mahasiswa, terbagi atas dua kelompok, kelompok pertama diikuti 38 orang merupakan mahasiswa baru tahun ajaran 2021-2022 dan selebihnya 14 orang adalah mahasiswa tahun lalu yang belum mengikuti kegiatan pengenalan kampus. Karena memang PKKMB ini wajib diikuti oleh seluruh calon mahasiswa baru,” Terang Ns Zahlimar.

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi seluruh mahasiswa baru, proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pendidikan karakter serta membangun rasa percaya diri kepada para mahasiswa agar bisa menjadi tenaga kesehatan yang mampu berpikir kritis, inovatif dan kreatif,” cetusnya.

Lebih jauh Zahlimar mengaku meski di tengah pandemi Covid-19, antusias masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi di Akper masih cukup tinggi. Dampak dari pandemi saat ini, Peluang kerja bagi tenaga kesehatan, terutama perawat masih cukup terbuka lebar,

“Ini terbukti, permintaan dari berbagai instansi membutuhkan tenaga kesehatan. Seperti contoh, Rumah sakit dan pihak kepolisian baru-baru ini membuka peluang penerimaan pegawai khusus perawat dan bidan, melihat peluang itu sehingga animo masyarakat untuk kuliah perawat semakin tinggi,” ungkapnya.

Lanjut Zahlimar, Akademi Keperawatan (Akper) Setih setio merupakan perguruan tinggi tertua di jambi wilayah barat, yang merupakan konvensi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) pada tahun 1996. Selama berdiri, tentu sudah banyak pengalaman yang didapatkan, sehingga tidak diragukan lagi untuk mengenyam pendidikan tinggi.

“Akper Setih Setio saat ini sudah memilki akreditasi B, tentu ini tidak diragukan lagi. Terima kasih atas kepercayaannya dengan memilih Akper Setih setio sebagai tempat untuk menempuh pendidikan tinggi,” tukas Zahlimar. (jul)

ADVERTISEMENT