Tanam Ganja Seorang Petani Diringkus Polisi

Dibaca: 479 kali

SIDAKPOST.ID, Muara Enim – Satuan reserse Narkoba Polres Muara Enim bersama Polsek Lawang Kidul kembali berhasil mengamankan satu dari dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

Renaldi (43) warga asal Karang Asam, kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, berhasil ditangkap setelah dilakukan penggerebekan serta berhasil diamankan 22 batang ganja siap panen.

Waka Polres Muara Enim Kompol Indar Marwan didampingi Kasat Narkoba AKP Rahmad Aji Prabowo, dalam konprensi pers, Kamis (12/08) mengatakan, selain bandar narkoba pelaku membudidaya ganja di kebun miliknya.

“Karena katanya membudidaya ganja lebih menjanjikan uangnya. Karena ganja bisa dia edarkan, berkat informasi tersebut tersangka langsung diringkus,” kata Waka Polres.

Lanjutnya, penggerebekan ladang ganja tersebut berawal dari adanya informasi yang berhasil dihimpun pihaknya, bahwa ada satu warga dari Karang Asam, Tanjung Enim Selatan yang menanam ganja di kebun miliknya sendiri.

Tak butuh waktu lama, setelah mendapatkan informasi tersebut satuan Narkoba yang di pimpin langsung Kasat Narkoba AKP Rahmad Aji Prabowo, bersama dengan Personil Sat Narkoba Polres Muara Enim serta personil Satreskrim Polsek Lawang Kidul langsung bergerak cepat menuju TKP untuk melakukan penangkapan tersangka yang pada saat itu sedang tidur di kebunya tersebut tanpa melakukan perlawanan.

” Setelah tim melakukan penggeledahan di sekitar lokasi, tim berhasil mendapatkan 22 batang ganja hampir siap panen, satu unit Handpone Samsung warna Hijau, dan satu pucuk senjata api rakitan (Senpira) beserta mesiunya,”terangnya.

Ditegaskannya, tersangka akan dikenakan pasal 111 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp. 800 juta rupiah sampai Rp. 8 Milyar rupiah.

Di waktu yang sama Kasat Narkoba AKP Rahmad Aji Prabowo menambahkan, bahwa saat ini pihaknya telah mengamankan satu orang tersangka atas kepemilikan ganja sejumlah 22 batang yang sengaja ditanam oleh tersangka di kebun miliknya dan satu pucuk Senpira beserta bubuk mesiunya.

” Satu orang kita nyatakan DPO, dan untuk tersangka masih dalam pengembangan lebih lanjut, untuk Identitas temannya yang DPO ini sudah kita kantongi, mudah-mudahan dalam waktu dekat tertangkap, secepatnya ,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka Renaldi menerangkan kepada awak media ini, dirinya baru sekitar satu bulan yang lalu menanam ganja tersebut serta bibitnya ia dapatkan dari temannya (DPO) dan dibantu temannya dalam pembibitannya untuk ditanam di kebun miliknya.

” Rencananya, jika telah di panen akan dijual dan di edarkan di masyarakat Muara Enim sana, aku belum tahu berapa jualnya karena belum pernah panen. Tapi, kata teman aku pasaran Rp 3 juta per kg, aku nekat nanam ganja ini karena tergiur dengan keuntungannya lebih besar dan menanamnya mudah tidak perlu perawatan,” imbuhnya.

Lanjutnya, untuk menyamarkan tanaman ganja tersebut, ia menjelaskan dirinya menanam ganja tersebut tidak berjauhan dan bersebelahan dengan tanaman cabai serta di seberang Sungai Enim, sehingga tidak semua orang bisa lalu lalang melihatnya.

” Untuk, mengelabui orang, kita tanam ganja ini secara pisah dan acak pak, tidak satu tempat, karena kalau satu tempat pasti cepat ketahuan, maka dari itu kami menanamnya secara tepisah-pisah,”pungkasnya. (cr3)

ADVERTISEMENT