Zona Merah Tebo, Babinsa Sutiyono dan BKTM Sosialisasi Larangan Keramaian

Dibaca: 134 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Setelah zona oranye kini meningkat Kabupaten Tebo dinyatakan masuk dalam Zona Merah, dengan Kasus Positif Covid-19 paska meningkatnya kasus konfirmasi positif dan tingginya angka kematian di Kabupaten Tebo. Untuk itu status zona merah ini, menjadi perhatian serius pemerintah dan stake holder, guna meminimalisir dampak penularan Covid-19.

Menyikapi kondisi ini, Babinsa Serka Sutiyono Koramil 416 – 07/Rimbo Bujang Kodim 0416/Bungo Tebo bersama Bhabinkamtibmas (BKTM) Briptu Nurohman Polsek Rimbo Bujang Polres Tebo, melakukan giat sosialisasi tentang protokol kesehatan dan larangan kegiatan keramaian yang memobilisasi massa atau menimbulkan kerumunan orang banyak.

Babinsa Serka Sutiyono mengatakan dirinya bersama Bhabinkamtibmas memberikan sosialisasi tentang pentingnya menerapkan prokes, juga larangan kegiatan yang sifatnya menimbulkan kerumunan atau keramaian orang, yang dapat memicu penularan Covid-19 di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.

“Tebo zona merah masyarakat harus patuh menerapkan prokes seperti pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, hindari kerumunan dan tunda dulu pesta hajatan yang mendatangkan kerumunan masa hingga Tebo dinyatakan zona aman. ini semua demi demi untuk mencegah merebaknya pandemi Covid-19 ,” imbau Sutitono, Minggu (13/06/2021).

Terpisah Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Cendo Kottama saat dikonfirmasi sidakpost.id menuturkan, membenarkan Kabuoaten Tebo masuk zona merah, untu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masyarakat harus mematuhi himbauan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.

” Terkait pesta hajatan seperti pesta perkawinan, sunatan dan lainnya yang menimbulkan keramaian masa lebih baik warga menundanya, hingga Tebo menjadi zona aman. Semuanya ini demi keselamatan kita bersama, menghindari penularan Virus Corona,” tutur Iptu Cendo Kottama. (asa)

ADVERTISEMENT