Dua Hari Perjalanan, Polisi Amankan Alat Berat PETI di Batu Kerbau

Dibaca: 788 kali
Satu alat berat digunakan untuk aktivitas PETI di Dusun Batu Kerbau, Kab. Bungo diamankan polisi. foto (ist)

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Keseriusan tim khusus Polres Bungo, pemberantasan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) menggunakan alat berat di Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, bukan hanya isapan jempol belaka.

Pasalnya, tim yang dipimpin oleh Kanit Tipidter dan KBO Sat Intelkam terdiri dari Unit tipidter, Unit Jatanras dan Unit Sat intelkam serta dibantu KPHP Unit 2 & 3 Dishut Kabupaten Bungo berhasil mengamankan 1 unit alat berat jenis Excavator merk Hitachi Zaxis 210 warna orange.

Untuk Menuju Lokasi Tim Sus Polres Bungo Berjalan Kaki dan Menyebrangi Sungai.

Kapolres Bungo, AKBP. Trisaksono melalui Paur Humas IPTU M.Nur dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan satu unit excavator yang digunakan untuk aktivitas PETI di Batu Kerbau. Aktivitas ini sudah terpantau lewat jaringan satelit yang ada.

“Dua hari perjalanan tim baru sampai kelokasi atau sasaran yang dituju yakni, aktivitas PETI yang menggunakan alat berat. Sebelum tim ke lokasi terlebih dahulu di camp PT. MTI sekira pukul 03.30 WIB. Karena sasaran yang dituju cukup jauh maka tim beristirahat,” ujar M. Nur.

Dikatakan, untuk menuju lokasi tim juga kesulitan karena medan jalan jauh dan buruk, sehingga tim harus berjalan kaki sampai kelokasi dengan titik koordinat 1°49’04.2″S 101°54’58’0 E.

Tim masih mendengar adanya suara alat berat bekerja. Saat tim mendekati suara alat berat yang diduga aktivitas Peti. Saat tim menyeberangi sungai salah satu dari pekerja mengetahui petugas datang dan langsung melarikan diri.

“Tim menemukan satu unit alat berat jenis Excavator merk Hitachi Zaxis 210 warna orange. Selain itu, 1 unit alat computer Excavator, 1 unit kotak hitam diperkirakan GPS,” ujar M. Nur.

Selain itu, tim juga mengamankan, 1 unit monitor alat berat, satu unit motor Revo Vit warna hitaam. Karena lokasi cukup jauh jadi alat berat diberikan police line. Tak sampai disitu petugas melakukan penyidikan siapa pemilik alat berat tersebut yang diduga untuk aktovitas PETI.

“Sekarang masih terus kita selidiki siapa pemilik alat berat tersebut. Karena kita berkomitmen tak ada lagi aktivitas PETI di Batu Kerbau. Dengan ditemukan satu alat ini lebih memudahkan kita untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucap M. Nur. (Cr1)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT