Brigpol Roy : Penangkap Ikan Dengan Bahan Berbahaya, Dipenjara 6 Tahun

Dibaca: 498 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Tak kenal ampun lagi bagi pelaku penangkapan ikan di Sungai dan lainnya, yang menggunakan bahan yang berbahaya dapat dikenakan sanksi yang berat yaitu kurungan penjara maksimal enam tahun dan denda Uang maksimal sebesar Rp 1,2 miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Brigpol Roy Situmorang Bhabinkamtibmas (BKTM) Polsek Rimbo Bujang Polres Tebo, pada saat gelar sosialisasi tentang Undang – Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang perikanan dan juga tentang Kamtibmas dikediaman ketua Pemuda Jalan 20 Desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, Jumat (12/06’2020).

Sosialisasi dihadiri oleh Ketua RT, Ketua Pemuda, Bhabinkamtibmas, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh adat dan yang lainnya.

Lebih jauh Brigpol Roy menjelaskan, bahwa sesuai Undang Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang perikanan, dalam Pasal 84 disebutkan bahwa pelaku penangkapan ikan dengan bahan berbahaya diancam pidana penjara maksimal enam tahun, serta denda Uang maksimal Rp 1,2 miliar.

“Mari kita lestarikan Sungai, jika warga melihat adanya orang meracun ikan menggunakan insektisida dan sejenisnya atau menyetrum di Sungai segera melaporkan secara berjenjang, ke Ketua RT/Kadus /Babinsa serta Bhabinkamtibmas untuk ditindak lanjuti. “Terang BKTM Brigpol Roy.

Dikatakannya, untuk menyongsong dan mendukung new normal warga masyarakat harus mematuhi protokol krsehatan pencegahan Covid-19.

“Pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman saat komunikasi, tidak berjabat tangan, cuci tangan dengan sabun, pola hidup bersih dan sehat (PHBS), “pungkasnya.

Diakhir pertemuan ini, dilanjutkan penandatanganan oleh peserta yang hadir, sebagai bukti komitmen bersama dalam melestarikan sungai. (asa)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT