Warga Bungo Keluhkan, Kandang Babi Dekat Pemukiman

Dibaca: 709 kali
Salah Satu Kandang Babi, Dekat Pemukiman Warga di Bungo

SIDAKPOST,ID.BUNGO – Keberadaan kadang babi di Rt 01/Rw 01 Kelurahan Bungo Taman Agung, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo dikeluhkan warga. Pasalnya, keberadaan kandang ternak babi tersebut tak jauh dari rumah warga sudah mengeluarkan aroma yang tak sedap.

“Keberadaan kadang babi tersebut menyebabkan aroma yang tak sedap. Jujur kami sebagai warga sangat tidak nyaman, dan kami berharap agar pemerintah Bungo bisa mengatasi masalah tersebut, agar kami bisa hidup nyaman,” kata salah satu IRT yang tak ingin namanya disebut.

Tak hanya itu, belum lama ini wakil Ketua DPRD Bungo, Sarkoni Syam juga pernah menyebutkan, bahwa kandang babi tersebut memang sudah dikeluhkan oleh warga, dan harus segera dipindahkan ke tempat yang lebih jauh dari pemukiman warga.

“Tiga bulan lalu pernah dikordinasikan ke OPD terkait agar masalah kandang babi tersebut harus cepat diselesaikan. Kalau memang warga sudah resah dengan keberadaannya maka harus segera di dipindahkan sesuai aturan,” ujar Sarkoni Syam.

Terpisah, Kadis Peternakan dan Perikanan Bungo Syaiful Azhar, saat dikonfirmasi memebenarkan bahawa pihaknya sudah mengecek langsung ke kadang babi yang berada di Kelurahan Bungo Taman Agung itu.

Sesuai Permentan Republik Indonesia no 5 tahun 2019 sudah mengatur terkait izin kandang ternak babi, sedah 250 ekor harus memiliki izin. Akan tetapi bila dibawah itu, maka tidak perlu izin. Namun harus jauh dari pemukinan warga.

Kata Syaiful, jangankan kandang babi, kandang ayam serta kandang sapi juga tidak boleh dekat dengan pemukiman warga, karena bisa menimbulkan bau tak sedap di masyarakat.

“Hasil pengecekan kita ke lapangan memang ada perternakan babi di dekat dengan pemukiman warga. Memang dulu waktu dibuka peternakan kandang babi itu, pemukiman belum ramai tapi sekarang ramai mau tak mau kandang babi itu harus pindah jauh dari pemukiman warga,”kata Syaful Azhar.

Dari hasil pengecekan kita ke lokasi memang memang benar limbah kadang babi tersebut mengeluarkan aroma bau tak sedap. “Keberadaan kadang babi itu, memang dekat dengan pemukiman warga jadi harus segera di pindahkan,” ucap Syaiful Azhar.

Sementara Bupati Bungo, H Mashuri dikonfirmasi mengatakan, dirinya baru mengetahui adanya kadang peternakan babi di Bungo Taman Agung.
Kalau memang keberadaan kadang babi tersebut dekat dengan pemukiman warga harus di tutup.

“Kalau memang kandang babi itu sudah meresahkan banyak orang, maka harus segera dibtutup. Dan jangan sampai keberadaannya di dekat pemukiman warga bisa menjadi resah jadi mau tak mau harus pindah dari cari lokasi baru yang jauh dari pemukiman,” kata Hamas. (jul)

ADVERTISEMENT


























ADVERTISEMENT






ADVERTISEMENT