Yayasan Babussalam Al Bakir Bedaro Diresmikan

Dibaca: 307 kali
Peresmin Yayasan dan Ponpes Babussalm Al Bakir Bedaro Ditandai Pemotongan Tumpeng

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Berawal dari keyakinan. Yayasan Babussalam Al Bakir yang menaungi Ponpes Babusasalam Al Bakor Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, diresmikan oleh pemerintah Dusun Bedaro, pada Jumat (13/3) malam.

Peresmian dihadiri oleh para pimpinan ponpes, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, BPD, Bhabinkamtibmas dan masyarakat dusun Bedaro. Peresmian ini tetap mematuhi prokes covid-19.

Ketua panitia, Andika mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak telah mendukung berdiri yayasan Babussalam Al Bakir Bedaro ini.

“Peresmian kami menggandeng Attaya Garden, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dinas Kesehatan dari pihak Puskesmas Muko-Muko Bathin VII, serta media narasijurnal.com,”ucap Andika.

Ustadz Hisbi, S.Pd.I mengatakan, tujuan didirinya ponpes Babussalam Al Bakari ini, untuk memudahkan generasi muda di Bedaro yang ingin mondok. Karena di Bedaro belum ada ponpes.

“Bila di Bedaro sudah ada ponpes maka anak-anak disini tidak perlu lagi keluar untuk mondok. Tujuan kami ingin miliki wadah untuk anak-anak generasi muda lewat Ponpes,”kata Hisbi pimpinan ponpes Babussalam Al Bakir.

Dikatakannya, untuk sekarang santriwan dan santriwati di Babussalam sudah bisa menggunakan baha arab dan inggris saat komunikasi. Dan juga sudah ada hafis 30 juzz. Tempat sekarang memang belum memadai tapi pihaknya yakin bisa lebih maju.

“Kami sangat beterima kasih kepada pak Maidani selaku donatur telah berkorban untuk berdirinya Yayasan Babussalam Al Bakir Bedaro ini. Untuk akta naotari dan Kumham Yayasan sudah selesai sekarang tinggal izin operasional dari Kemenang,” kata ustadz Hisbi.

Sementara itu, Maidani selaku donatur tetap Yayasan Babussalam Al Bakri juga menyebutkan, perjuangan ustadz Hisbi dan pengurus liannya sangat luar biasa. Karena dengan keterbatasan beliau niat sangat mulia, dan sangat terpanggil.

“Dengan adanya Ponpes Babusalam Al Bakir ini, kedepan anak-anak di Bedaro yang ingin mondok tak perlu keluar dari Bungo lagi. Karena, tak semua bisa untuk mondok diuar daerah karena masalah biaya,”ucap Maidani yang juga anggota Polisi aktif.

Lanjut Maidani, kedepan dirinya sangat yakin Yayasan dn Ponpes Babussalam Al Bakir bisa lebih maju. Tentu semua yang diharapkan perlu proses, bahkan secara pribadi dirinya juga akan menyiapkan 4 hektare untuk lahan Ponpes Babussalam Al Bakir.

“Sekarang sudah zamn digital pengaruh terhadap generasi muda sangat banyak, dengan adanya ponpes Babussalam Al Bakir para generasi muda kita menjadi generasi yang bisa diandalkan akhlak iman, dan budi perkertinya di tengah masyarakat,” cetusnya. (zek)

ADVERTISEMENT