Pergunu Gelar Seminar Internasional, Tantangan Para Guru dan Tokoh Agama

Dibaca: 62 kali

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Jambi, gelar siminar internasional tema’ Adab Kedua Nahdlatul Ulama, Tantangan Para Guru dan Tokoh Agama. Bertempat di Auditorium Asrama Haji, pada Kamis (13/01/2022).

Pemateri acara seminar internasional yakni Dr. Hj. Fadlilah Husain. M.Pd., Dr. Ferdianto. M. Pd. I. Dengan perserta seminar mulai dari Dosen, Guru dan Ustadz ada juga mahasiswa mahasiswi dari kampus yang ada di Provinsi Jambi.

Hj Fadlillah Husain dalam penyampaian menyebutkan, pemikiran yang masih kaku ini perlu di hindari oleh seorang tenaga pendidik.

“Beberapa atribut yang ada pada abad ke-21, gesit, komunikatif, Kabolariatif, imajinatif, beberapa atribut ini penting diimplementasikan agar mampu bertahan dalam perkembangan abad ke-21,” ujar Fadlillah.

Lebih lanjut disampaikan, berkaitan dengan inovasi pembelajaran, terkait metode pembelajaran diterapkan kepada siswa atau mahasiswa harus bersifat dinamis mengikuti perkembangan yang ada.

“Dengan mengedepankan kemandirian dan nilai nilai kemanusiaan, dan tetap menghargai proses, maka semua akan berjalan sesuai tujuan endidikan,”lajut¬† Fadlillah.

Sementara paparan dari, Dr Ferdianto juga menyampaikan, terkaitan dengan manajemen persuasif tata kelola organisasi pendidikan untuk perdamaian Indonesia.

“Berdasarkan riset di lapangan ternyata banyak sekali, guru masih berpaham intoleran, tentu ini sesuai dengan program pemerintah di dalam organisasi bahwasanya kaum radikal itu sudah menyebar hampir di semua kalangan,” paparnya.

Maka dari itu, kata Ferdianto peran penting sekolah sangat menentukan Kemajuan suatu negara, sekolah menjadi tempat garda terdepan yang di harapkan bisa membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang moderat.

“Menghindari pemikiran yang intoleran, upaya paksa yang bisa dilakukan oleh negera bisa melalui peraturan Undang undang, pendidikan juga harus mampu Memaksimal, menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang moderat dengan cara persuasif,”cetusnya. (rat)

ADVERTISEMENT