Sektor Pertanian Lebih Banyak Serap Tanaga Kerja dari Sektor Lain di Jambi

Kepala BPS Provinsi Jambi melalui plt. Koordinator Fungsi Statis sosial pertumbuhan ekonomi Sisilia Nurteta. Sabtu (12/11). Foto : sidakpost.id/Ratna. Biro Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Berdasarkan data yang di rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi pada 07 November 2022, lalu terkait penyerapan tenaga kerja menurut lapangan dari bulan Agustus tahun lalu sampai bulan Agustus tahun ini.

Kepala BPS Provinsi Jambi melalui plt. Koordinator Fungsi Statis sosial pertumbuhan ekonomi Sisilia Nurteta, mengatakan selama bulan Agustus 2021 sampai Agustus 2022 lapangan usaha pertanian masih menjadi sektor tertinggi penyerapan tenaga di bandingkan sektor industri dan perdagangan.

“Pada Sektor pertanian lebih banyak menyerap tenaga kerja yaitu sampai 862 ribu orang, di bandingkan sektor usaha industri pengelolaan menyerap sebanyak 94 ribu tenaga kerja,” ucapnya.

Sedangkan untuk sektor lapangan usaha perdagangan besar turun sebanyak 11 ribu orang, dari jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 1.8 juta orang.

“Dari 1.8 juta penduduk yang bekerja yang bekerja sebagian besar bekerja sebagai buruh capai angka 34.98 persen, berusaha sendiri 24.52 persen, pekerja keluarga atau tidak berbayar 14.32 persen,” lanjutnya.

Pada bulan Agustus 2022, penduduk yang berkerja pada kegiatan formal mengalami peningkatan di bandingkan Agustus 2021 yaitu sebesar 2.03 persen poin.

“Formal yaitu berusaha di bantu buruh tetap, karyawan dan pegawai sedangkan yang non formal di kategorikan, berusaha sendiri, berusaha di bantu buruh tidak tetap, dan pekerja bebas,” tuturnya.

Sekitar 1.11 juta orang penduduk atau sekitar 61.86 persen merupakan pekerja penuh atau jam kerja minimal 35 jam per minggu. (rsa)