110 Mahasiswa STKIP Muhammadiah Bungo Diwisuda

Dibaca: 287 kali

SIDAKPOST,ID. BUNGO – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Muara Bungo, menggelar wisuda senat terbuka ke – II tahun 2019, Sabtu (12/10).

Acara wisuda ini dihadiri oleh Bupati Bungo H Mashuri, kepala LLDIKTI wilayah X, majelis diktilitbang wilayah pimpinan pusat Muhammadiyah, pimpinan wilayah Muhammadiyah Provinsi Jambi.

Selain itu juga turut hadir pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Bungo, ketua Badan pembina harian STKIP MMB, anggota senat STKIP MMB serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bungo H Mashuri SP. ME, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh para wisudawan dan wisudawati STKIP MMB yang sudah menyelesaikan pendidikannya tersebut.

“Menyandang gelar sarjana bukanlah akhir dari pencapaian seseorang. Justru dari menyandang sarjana, saudara dan saudari dihadapkan pada tantangan yang berat lagi untuk mengabdi, dan menerapkan ilmu yang didapat ,” ucap Mashuri.

Dikatakan Mashuri, seorang sarjana tidak hanya dipandang dari gelar. Namun juga akan dinilai oleh masyarakat dari cara berpikir, bertindak, serta memberi contoh sebagai orang terdidik dalam bernegara dan bermasyarakat.

“Siapkan diri dalam mengahadapi realita, dinamika, dan permasalahan nyata. Kadang perlu diingat teori akademis dan normatif yang diterima diperguruan tinggi tidaklah sama dengan ditengah-tengah masyarakat ,” tutupnya.

Sementara itu, ketua STKIP MMB Syafrial Annas, SE,.MM, mengatakan pada tahun 2019 ini kampus STKIP MMB mewisudakan sebanyak 110 orang yang terdiri dari Prodi PGSD 68 orang, 34 orang Prodi PJKL, dan 8 orang dari Prodi PBI.

“Dalam usianya, Kampus STKIP MMB sudah banyak meraih pencapaian, mulai dari tahun 2017 atau menginjak umur 2 tahun, ketiga Prodinya sudah mendapat akreditasi dari BAN-PT ,” ucapnya.

Dikatakannya, pada tahun 2018, institusi STKIP MMB sudah mendapat akreditasi dari BAN-PT, hingga pada tahun 2018 melaksanakan wisuda perdana untuk mahasiswa transfer yang berjumlah 38 orang, 11 diantara nya mengikuti tes CPNS dan alhamdulillah 3 orang lulus, menjadi guru PNS,

“Pada tahun 2019 ini STKIP mendapat kepercayaan dari Kemenristek Dikti dengan penambahan satu prodi yaitu prodi pendidikan tekhnologi informasi, yang mana pada tahun ini sudah menerima mahasiswa nya sebanyak 72 orang ,” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, STKIP juga dalam proses penambahan dua Prodi lagi, yakni Prodi pendidikan vokasional seni kuliner S1, dan pendidikan vokasional otomotif S1. Ia berharap pada tahun ajaran 2020, kedua prodi ini sudah dapat menerima mahasiswa baru.

“Saat ini kita tengah mempersiapkan dan mengajukan permohonan kepada Menteri pada bulan November ini diperkirakan akan pengajuan perubahan status badan hukum nya dan akan segera untuk menjadi Universitas ,” sebutnya.

Pihaknya menargetkan pada tahun 2020 status akan berubah menjadi universitas dengan singkat nama UM Bungo, dengan diimbangi fasilitas kampus sudah mencapai 80 persen, hanya menunggu izin rekomendasi dari pimpinan pusat Muhammadyah. (adv/Iy)

ADVERTISEMENT