Pencuri Kerbau Hanya Ambil Kaki, Kepala dan Badan Ditinggal

Dibaca: 516 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Aksi pencurian hewan ternak di Dusun Lubuk Kayu Aro, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo kembali terjadi. Pasalnya, warga temukan bangkai kerbau milik Uspuriah mengapung di sungai batang bungo, Minggu (12/9/2021).

Sadisnya aksi pencurian tersebut hanya mengambil bagian daging yang empuk saja. Seperti hanya mencuri bagian kaki saja, sedangkan badan kerbau ditinggal begitu saja di dalam sungai. Kerbau itu, di taksirkan Rp 18 juta rupiah.

Saksi mata Edi (40) menyebutkan ketika ia hendak menyebarang sungai hendak pergi ke kebun, melihat ada satu ekor bangkai kerbau tanpa kaki mengapung di sungai batang bungo.

“Setelah saya temukan, akhirnya kabar tersebut disampaikan kepada warga dan tak lama berselang warga ramai datang untuk melihat bangkai kerbau tersebut. Saat dilihat oleh warga, ternyara kerbau itu milik Uspuriah,”ungkap Edi.

Edi juga bilang, diduga kuat kerbau ini telah disembelih oleh pencuri hewan ternak yang berkeliaran pada malam hari. Karena kondisi bankai kerbau tak hanya disembelih dan dimabil daging yang empuk badan kerbau juga terlihat bekas sayatan senjata tajam.

“Modus pencurian hewan ternak seperti ini sudah sering terjadi dan pencuri tak segan-segan untuk membunuh hewan ternak sebelum diamabil daging empuk. Kalau sudah begini ya pemilik pasrah saja melihat kerbau sudah mati seperti itu,”katanya.

Terpisah Pjs Rio Dusun Lubuk Kayu Aro Sirodjudin dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan kerbau tidak punya kaki. Kalau dilihat kondisi kerbau kuat dugaan telah dibunuh oleh pencuri dan hanya mengambil daging bagian empuk.

“Mungkin karena kesiangan jadi hanya daging bagian kaki saja yang diambil oleh pencuri. Setahun yang lalu sering juga aksi oencurian hewan ternak dan sekarang sudah kembali meresahkan,” ujar Sirodjudin.

Sirodhudin juga menghimbau kepada smasyarakat lebih waspada terhadap aksi pencurian hewan ternak di malam hari. Ini sangat meresahkan warga, oleh karena itu mari aktifkan Pos kambling.

“Kami juga berharap agar kepolisian di wilayah Rantau Pandan terus berpatroli untuk mencegah terjadinya aksi serupa di Dusun Lubuk Kayu Aro serta dusun yang lain. Aksi pencurian seperti ini tak bisa dibiarkan,”tutupnya. (zek)

ADVERTISEMENT