Warga Dua Kecamatan Di Tebo Keluhkan Raskin Berbau Busuk

Dibaca: 374 kali

SIDAKPOST.ID,TEBO – Warga di Kelurahan Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu dan warga di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, saat ini hanya bisa pasrah. Pasalnya, beras raskin atau Rastra yang diterimanya dari Perum Bulog Kabupaten Bungo beberapa hari yang lalu tidak layak konsumsi.

Kualitas beras Raskin yang mereka terima kalitasnya buruk berkutu dan sedikit berbau busuk. Bahkan beberapa diantaranya berbentuk seperti menir beras yang bewarna pirang.

Warga sebenarnya sudah berupaya memoles beras tersebut ke penggilingan padi milik rakyat. Namun usahanya sia sia , kualitas Raskin tetap saja dikeluhkan oleh warga. Meski kualitas Raskin buruk dan tidak layak konsumsi, Warga tetap mengolah beras menjadi nasi karena tidak ada pilihan lain untuk membeli beras dengan harga premium terutama jelang lebaran.

Sawi, salah satu warga di kelurahan Pulau Temiang Tebo ulu yang berstatus penerima Raskin mengatakan pekerjaan dirinya sebagai buruh tani tidak cukup untuk membeli beras kualitas premium.

Dirinya mendapat Raskin sejumlah lima kg dengan harga Rp 1.700 per kg dan apa boleh buat Keluarganya  sudah pasrah mengkonsumsi beras Raskin dengan kualitas buruk tersebut.

“Kulitas Raskin tahun ini sangat jauh bedanya dengan raskin sebelumnya, dimana  sebelumnya tidak berbau dan bewarna putih dan saat di konsumsi tidak menyangkut pada tenggorokan. Tapi kali ini karna hanya ini yang ada mau tidak mau Ramadhan kami harus mengkonsumsi beras yang berbau dari Bulog itu.”paparnya.

Hal senda juga di katakan oleh Dimin warga Kecamatan Rimbo Bujang, jika kualitas Raskin saat ini jauh lebih rendah dari tahun sebelumnya, beras Rakin saat ini belum di masak saja sudah kelihatan kualiatsnya,selain bewarna pirang, bau juga banyak bercampur kulit padi.

“Karena beras yang di bagikan seperti ini kepada kami, mau tidak mau kami harus makan juga karna tidak ada pilihan lagi terlebih bulan ramadhan dan dalam waktu dekat akan lebaran. ”Bebernya

Terpisah, DS salah satu Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Tebo Ulu  di konfirmasi  membenarakan jika kualitas beras Raskin tahun ini jauh lebih rendah dari tahun sebelumnya. Dimana harganya sama namun kaualitasnya jauh berbeda.

“Saat pembagian Raskin tahun ini  memang berbeda dengan tahun sebelumnya, harga beras masih tetap sama namun kualitas beras yang di bagikan sangat buruk jauh di bawah standar kelayakan,”pungkasnya. (tim)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*