Warga Tebo, Temukan Tulang Belulang di Perut Buaya

Dibaca: 2.661 kali
Proses Penguburan Buaya Yang Ditangkap Warga.

SIDAKPOST.ID,TEBO – Seekor buaya ganas berukuran 6 meter yang berhasil ditankap warga Dusun Pulau Puro Desa Lubuk Benteng, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Sabtu (10/8) kemarin, langsung dikuburkan warga, Minggu (11/8/2019).

Informasi yang didapat dari warga sekitar, buaya ganas itu, memang sudah sering muncul bahkan salah satu warga nyaris diterkam buaya tersebut saat dia mandi di sungai batanghari.

BACA JUGA :  Hendak Memangsa Warga, Seekor Biaya Ganas di Tebo Berhasil Ditangkap

Kepala Desa Lubuk Benteng, M, Yusup ketika dikonfirmasi mengatakan, benar dalam sepekan ini, buaya itu sering muncul. Tak hanya itu, buaya tersebut nyaris membayahakan salah satu warga yang sedang mandi di sungai batanghari.

“Salah satu warga kita kemarin nyaris diterkam buaya tersebut, beruntung dia bisa diselamatkan karena dibantu oleh warga yang lain. Karena cemas jadi, warga berusaha menangkap buaya itu,” kata Kades, Minggu (11/08/2019).

Sebelum dikubur perut buaya tersebut sempat dibedah, karena warga sangat penasaran apa isi yang ada di dalam perut buaya itu. Setelah di dilihat,
ditemukan tulang belulang, kantong plastik dan jaring.

BACA JUGA :  Siswa MTs Yang Hilang, Ditemukan Mengapung di Sungai Batanghari

“Kalau untuk tulang belulang ditemukan itu, kami juga tak mengatahui. Apakah tulang binatang atau tulang manusia, secara pasti kami juga tidak tahu, yang jelas banyak tulang belulang di dalam buaya itu,” ungkap Kades.

Sementara itu, Kepala BKSDA Resort Kabupaten Tebo, Hefa Edison saat dikonfirmasi mengatakan, buaya yang ditangkap warga ini, jenisnya adalah
sinyolong, dengan panjang 6 meter. Kalau untuk kenis kelamin tidak bisa diketahui secara jelas.

“Buaya ini, berhasil ditangkap karena oleh warga kalau kita lihat dibagian kepala buaya itu, bekas di tembak, dan bagian badan bekas sencara tajam. Kami sangat menyayangkan buaya ini dibunuh dengan cara ditembak. Karena buaya itu, adalah satwa yang dilindungi,” ujar Hefa Edison.

Kata dia, buaya tersebut diperkirakan berumur 30 tahun. Karena sudah mati, jadi buaya ini langsung dikuburkan tak jauh dari lokasi ditangkap warga yakni di dekat tempat mandi warga.

“Penguburan buaya yang mati itu, juga disaksikan oleh anggota Polsek, Kades dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.(nwr)

ADVERTISEMENT






























ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT