Akibat Corona Harga Karet & Sawit Anjlok di Tebo, Petani Menangis

Dibaca: 1.581 kali
istimewa

SIDAKPOST.ID, TEBO – Dua komoditi handalan yaitu getah karet dan buah sawit yang menjadi tempuan mata pencarian masyarakat Kabupaten Tebo, kini harga jual di petani anjlok alias turun drasrtis akibat dipicu adanya pandemi Covid-19 yang berdampak petani menjerit dan menangis.

Anjloknya harga jual getah karet dan buah sawit dalam sepekan ini yaitu
harga getah karet saat ini Rp 7.000 per kg dan sebelumnya Rp 9.000 per kg. Buah Sawit saat ini Rp 12.000/kg sebelumnya Rp16.000/kg.

Sahran salah seorang Toke karet di Tebo mengatakan, bahwa penurunan harga jual karet berlaku untuk semua jenis karet. Untuk saat sekarang harga karet Rp 7.000 per kilo sebelumnya Rp 9.000 per kilonya.

“Saat sekarang harga karet memang anjlok akibat adanya wabah virus Corona, selain itu apabila pabrik ada yang tutup maka harga karetpun mulai turun. Sementara penyerapan hasil komoditas kita, sangat berharap dari pesanan luar negeri,”kata Sahran, Sabtu (11/04/2020).

Hal senada dikatakan oleh salah seorang Toke Sawit di Tebo Manto menyebutkan, sudah banyak rekan seprofesinya yang mengeluhkan penurunan harga jual sawit. Harga buah Sawit saat ini Rp 12.000/kilo sebulan yang lalu harga buah sawit mencapai Rp 16.000/ kilonya.

” Kondisi ini diperparah semenjak merebaknya kasus virus Corona di Indonesia, turunya harga buah Sawit
dan ditambah lagi kenaikan harga bahan pokok kebutuhan masyarakat,” beber Manto.

Rokayah salah seorang petani karet di Tebo menuturkan, bahwa petani karet pada saat sekarang ini ibarat sudah jatuh tertimpa tangga lalgi. Bayangkan saja, untuk memikirkan virus Corona siang dan malam menjadi ketar- ketir ditambah lagi harga karet terus merosot.

“Kondisi seperti ini bisa kacau jadinya, petani tidak bisa berbuat apa-apa lagi dan mau tidak mau dengan terpaksa harus pasrah dengan nasib,” ucap Rokayah dengan terisak menangis. (nwr/asa)

ADVERTISEMENT