Bupati Adirozal Bersama Kadis TPP Kerinci Serahkan Kartu Tani Kepada Petani Kerinci

Dibaca: 50 kali

SIDAKPOST.ID, KERINCI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Rabu (11/03/) menyerahkan kartu tani serta sosialisasi kredit usaha rakyat (KUR), Asuransi Usaha Tanaman Pagi (AUTP), diruang Aula Kantor Bupati Kerinci.

Hadir dalam acara ini Bupati Kerinci, Adirozal, Wakil Bupati Kerinci, Ami Taher, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Khalis, Kepala OPD dilingkup Pemkab Kerinci, Pimpinan Produsen Pupuk PT Petrokimia Wilayah Jambi cabang Kerinci, Pimpinan PT Bank Mandiri wilayah Jambi Kacap Kerinci, Pimpinan BNI, BRI, PPL, POPT, Distributor, Pengecer Pupuk Bersubsidi, Pengurus KTNA dan Perwakilan Kelompok Tani se-Kabupaten Kerinci.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Khalis dalam sambutannya mengatakan ada tiga kegiatan dilaksanakan hari ini yakni penyerahan kartu tani, serta sosialisasi kredit usaha rakyat (KUR), Asuransi Usaha Tanaman Pagi (AUTP).

Radium Khalis menyebutkan kartu tani merupakan database petani yang akurat, yang juga difungsikan sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi pada agen pupuk. Dengan kartu tani ini distribusi pupuk bisa terkontrol, karena akan tercatat real time – online dan dapat dipantau secara Dashboard yang telah disediakan.

“Makanya sebelum kartu ini dibagikan perlu dilakukan sosialisasi ketua gapoktan dan Poktan agar mengetahui manfaat serta penggunaan kartu tani tersebut,” kata Kepala Dinas TPP Kerinci, Radium Khalis.

Kepala Dinas TPP Kerinci menambahkan sedangkan untuk KUR pada tahun 2020 yang alokasi oleh Kementerian Pertanian RI secara Nasional sebesar 50 Triliun untuk Tanaman Pangan 14,23 Triliun, Holtikultura 6,39 Triliun, Perikan 20, 37 Triliun, Peternakan 9,01 Triliun. Untuk Kabupaten Kerinci mendapatkan target sebesar Rp 17, 459 Milyar terdiri dari Tanaman Pangan, 9,536 Milyar dan Hortikultura 7,923 Milyar.

“Dengan adanya program KUR ini diharapkan para petani/kelompok tani dapat memanfaatkan fasilitas program yang dirancang oleh Kementerian Pertanian, guna untuk mengatasi permasalahan pemodalan usaha tani,” sebutnya.

Lebih jauh, Radium Khalis mengatakan Asuransi Usaha Tanaman Pagi (AUTP) adalah untuk memberi ganti rugi/kompesansi kepada petani karena kerugian akibat kerusakan tanaman padi, sehingga petani mendapatkan kembali biaya produksi yang telah dipergunakan.

“Tujuan dilaksanakan AUTP yakni untuk memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi kerusakan tanaman padi yang dipergunakan yang disebabkan banjir, kekeringan dan diserang hama,” sebutnya.

Menurut Radium Khalis, adapun nilai pertangungan asuransi senilai Rp 600.000 ribu hektar/musim bila terjadi banjir, kekeringan dan serangan hama. Petani hanya membayar Rp 36.000 hektar/musim tanam padi untuk menjadi peserta AUTP.

“AUTP ini Kementerian Pertanian memberikan target untuk provinsi Jambi 6000 hektar, sedangkan Kabupaten Kerinci mendapat target 3500 hektar. Dengan adanya program ini petani diminta untuk tidak takut dan ragu membudidayakan padi sawah,” ungkapnya.

Bupati Kerinci, Adirozal dalam sambutanya mengatakan selain mempermudah petani mendapat pupuk subsidi, kartu tani juga bisa membatu petani untuk meminjam tambahan modal melalui kredit usaha rakyat. Pemerintah kabupaten kerinci mendapatkan target Rp 17 miliar untuk tahun 2020.

Bagi petani yang mendapat kartu tani nanti bisa mengajukan pinjaman ke perbankan yang telah bekerjasama dengan pemkab tanpa adanya anggunan (jaminan) karena telah di jamin oleh pemerintah dengan jumlah di bawah 50 juta rupiah.

”Selain mempermudah petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi kartu tani juga bisa di gunakan para petani untuk meminjamkan modal ke pihak perbankan yang telah bekerjasama dengan pemerintah kabupaten tentu sesuai dengan data yang terdaftar di kartu tani dengan jumlah di bawah 50 juta rupiah” jelas bupati kerinci” tutupnya

Bupati Kerinci Dua periode ini menyebutkan untuk tercapai program pertanian maju, mandiri, dan modern serta mewujudkan Kerinci lebih baik dan berkeadilan di sektor pertanian, dirinya meminta semua lending sektor untuk bekerja sama.

“Kita juga menghimbau kepada petani yang menerima kartu tani untuk dapat menggunakan kartu taninya sebaik-baik mungkin,”pungkasnya.

Untuk jumlah penerima kartu tani di kabupaten kerinci sendiri sebanyak 23 ribu petani yang terdaftar di kelompok tani dalam 16 kecamatan dalam kabupaten kerinci. (adv/dnl)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT