Wabup Bungo Hadiri Pembukaan Kejuaraan Volly Tingkat SMA

Tampak Bersama Kapolres Bungo, Wabup Apri, membuka Kejuaraan Volly Tingkat SMA Kabupaten Bungo, Sabtu (11/2). Foto : sidakpost.id/julian. Biro Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Wakil Bupati Bungo H Safrudin Dwi Aprianto, hadiri pembukaan kejuaraan Liga Volly Tingkat SLTA dalam Kabupaten Bungo tahun 2023, yang berlangsung di SMA Negeri 1 Bungo, Sabtu (11/2/2023).

Kejuaraan ini, dalam rangka memperebutkan Piala Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Bram, yang juga selaku Ketua PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) Kabupaten Bungo.

Wakil Bupati Bungo H Safrudin Dwi Aprianto, menyampaikan apresiasi yang luar biasa pada Kapolres Bungo atas Inisiatifnya, untuk mengadakan liga voli ini untuk jangka panjang sampai 8 bulan waktunya dengan sistem tandang juga kandang, mudah-mudahan kegiatan tersebut membawa banyak manfaat.

“Kami sangat mendukung adanya kejuaraan seperti ini, kegiatan ini merupakan salah satu bagian penting dari upaya kita, terutama untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda,” ujar Wabup Apri.

Kata Apri, banyak fakta menyebutkan anak-anak menggunakan narkoba itu sebagian besar karena terpengaruh oleh kawan dan lingkungannya.

Karena itu yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadi penyalahgunaan narkoba, salah satu nya dengan menyibukkan diri mereka dengan berbagai kegiatan positif termasuk diantaranya adalah olahraga.

“Kita berharap mudah-mudahan ini juga mendapat dukungan dari pihak sekolah, kita lihat anak kita juga sangat bersemangat untuk ikut acara ini, mudah-mudahan ini akan semakin meningkatkan motivasi kita dalam memberantas peredaran penggunaan narkotika di kalangan pelajar,” ungkapnya.

Lanjut Apri, selaku ketua BNK Bungo, masalah narkoba itu tidak bisa diselesaikan oleh BNK maupun Kepolisian saja, namun akan tetapi, diperlukan dukungan dan sinergitas dari semua pihak berkolaborasi untuk mencegah dan penyalahgunaan narkoba.

Adanya sinergitas dan kolaborasi itu, sehingga semua ikut berperan, bagaimana agar narkoba ini terjauh dari generasi muda sebab, anak yang sekarang berusia pelajar kalau hari ini sudah rusak karena narkoba, di khawatirkan masa depan penerus bangsa kedepan.

“Kami sampaikan hari ini bahwa tahun 2021 pemakai narkoba di Indonesia sudah mendekati angka 5 juta orang, 67 persen diantaranya dikonsumsi oleh generasi muda termasuk para pelajar SMA juga SMP, bisa kita bayangkan narkoba saat ini sama dengan korupsi yaitu ekstra crime kejahatan yang luar biasa sehingga butuh partisipasi kita semua mencegahnya,” imbuhnya. (Jul)