Serap Aspirasi, anggota DPRD Bungo Dharmawan Gelar Reses

Dibaca: 87 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo, Dharmawan. F SH turun ke dusun Pauh Agung, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang untuk menyerap aspirasi masyarakat, Kamis (8/11) kemarin.

Kali ini ia tidak turun sendiri, tapi juga didampingi oleh Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jambi H Syafrudin Dwi Aprianto, Ketua DPD PKS Bungo Taqi Marwah, Caleg DPRD Jambi Jadi tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan camat Limbur Lubuk Mengkuang, dan juga Rio Dusun Pauh Agung.

Ketua DPD PKS Bungo Taqi Marwah dalam sambutannya, mengatakan reses DPRD ini merupakan momentum paling penting. Melalui reses DPRD, masyarakat lebih mudah menyampaikan keluhan serta keinginan adanya perubahan di daerahnya.

“Saya rasa masyarakat sudah tau reses itu apa, yang jelas merupakan ajang silaturrahmi antara masyarakat dan wakilnya di parlemen, dengan reses ini saya harap adapun keluhan dan keinginan masyarakat dapat didengarkan oleh anggota DPRD demi kemajuan suatu daerah,” jelas Taqi Marwah.

Sementara itu MPW PKS Jambi H. Safrudin Dwi Apriyanto mengatakan dengan adanya reses DPRD masyarakat lebih mudah menyampaikan keluhan serta keinginan adanya perubahan baik di bidang infrastruktur, dan juga bidang pendidikan.

“Masyarakat tidak boleh takut dan jangan sungkan berbicara untuk menyampaikan apa yang menjadi keluhan dan keinginannya. Anggota dewan harus mata lebih tajam di bandingkan masyarakat, dan telinganya harus tebal dibandingkan masyarakat. Tugas anggota dewan memperjuangkan sspirasi masyarakat. Tentu lewat aspirasi yang didengarkan oleh anggota DPRD, dari anggota DPRD nanti akan ditindak lanjut kepada Pemerintah,” jelas Apri.

Ada beberapa hal keluhan masyarakat yang disampaikan pada reses tersebut. Pertama mengenai persoalan jaringan internet yang masih jauh terjangkau oleh masyarakat Limbur Lubuk Mengkuang. Masyarakat berharap di Limbur bisa dibangun tower.

Selain sinyal internet, masalah pendidikan di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang dinilai masih luput dari perhatian pemerintah, bahwasannya sekolah yang ada di limbur rata-rata kekurangan guru PNS.

Persoalan narkoba pun tak luput disampaikan oleh masyarakat, bahwa masyarakat sudah resah karena menurut survey, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang masuk peringkat kedua pengguna narkoba tingkat Kabupaten Bungo.

Menanggapi hal itu, dalam sambutannya, Dharmawan. F SH, mengatakan reses merupakan masa kerja para anggota dewan bekerja diluar gedung DPRD, selain untuk  menjumpai masyarakat di daerah pemilihannya (Dapil), dalam menampung aspirasi masyarakat dan disampaikan kepada Pemerintah Daerah.

“Terima kasih atas apa yang disampaikan oleh masyarakat, pertama masalah tower akan terus diupayakan bisa didirikan di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, yang harus diketahui karena kesulitannya mendirikan tower ini adalah bukan anggaran Pemerintah melainkan dari pihak perusahaan atau swasta. Kemudian masalah kekurangan guru, bahwa saat ini DPRD dan Pemerintah sedang melakukan pemerataan guru, yang mana hasil nya nanti di usahakan di Limbur Lubuk Mengkuang akan terisi guru yang PNS,” ucap Dharmawan. (jul)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*