Tokoh Masyarakat Sungai Bengkal, Sebut Program TMMD Sangat Tepat Sasaran

Dibaca: 86 kali
Tokoh Masyarakat Sungai Bengkal yang juga Ketua RW 01 Dusun Lamo Kelurahan Sungai Bengkal, M.Taher/Foto sidakpost.id

SIDAKPOST.ID, TEBO – Tinggal menghitung hari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 Kodim 0416/Bungo Tebo sangat berkesan di hati masyarakatT ebo Ilir. Betapa tidak, segala urusan jadi lebih mudah.

Seperti diungkapkan oleh Ketua RW 01 Dusun Lamo, Kelurahan Sungai Bengkal, M. Taher yang juga tokoh masyarakat Sungai Bengkal sangat bersyukur adanya program TMMD ke-112 Kodim 0416/Bungo Tebo di Kecamatan Tebo Ilir ini.

“Kalau ditanya apa manfaat dari program TMMD ini sulit kami jabarkan satu persatu. Sungguh ini program pembangunan yang sangat menyentuh bagi masyarakat terpencil. Tak bisa dipungkiri ini juga menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan,”ungkap M. Taher.

Selaku tokoh masyarakat, M. Taher juga bangga atas kepedulian pemerintah kepada warga yang betul-betul menginginkan akan perobahan segala bidang. Seperti akses jalan, dan fasilitas umum lainnya, semenjak ada program ini maka terjawab sudah keinginan masyatakat. Terima kasih TNI dangat tepat sasaran program TMMD disini.

“Kalau dulu, nitip surat saja ke lokasi desa paling ujung di Tebo Ilir ini begitu sulit. Karena mau SMS lewat telepon sinyal HP tak ada, nitip surat lama sekali baru sampai. Memang kondisi jalan sangat jauh jadi harus banyak-banyak bersabar dengan kondisi seperti itu,”ucapnya.

Selain itu, kalau ingin membawa hasil pertanian juga sangat sulit. Karena jalan berlumpur serta harus lebih sabar untuk melewati jalan tersebut karena banyak truk bermuatan batu bara. Semua kesulitan yang dirasakan warga selama ini sudah terjawab dalan program TMMD yang begitu besar manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Siapa yang tidak senang kalau akses jalan kita ini sudah bagus dan juga lebar. Sebagai petani juga merasa lebih leluasa, lebih nyaman dan lebih dekat jarak tempuh dari sebelumnya. Kalau dulu harus berjam-jam baru sampai warga kita ingin membawa hasil pertanian kalau sekarang jarak 5 KM saja sudah sampai,”pungkasnya. (zek)

ADVERTISEMENT