Kasrem 042/Gapu Tutup TMMD ke-117 Kodim 0416/Bute TA. 2023

Kasrem 042/Gapu Resmi Menutup TMMD Ke-117 TA 2023 di Dusun Talang Silungko, dibuktikan dengan pelepasan tanda peserta satgas. Foto : sidakpost.id/zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO –  Kasrem 042/ Gapu Kolonel Inf Ali Aminudin, resmi menutup  TMMD ke-117 Kodim 0416/Bute Tahun Anggaran 2023 di Desa Talang Silungko, kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo, Kamis (10/8/2023).

Upacara penutupan digelar di lapangan desa setempat yang dihadiri Dandenpom Jambi Letkol Cpm Anuar Burhanuddin,  Dansatgas TMMD Letkol Inf Evid Nirwan Edward, Dandenkesyah Jambi Letkol Ckm dr. Arwansyah W, Sp. THT., M.A.R.S.

Kapolres Bungo diwakili Kapolsek Jujuhan Iptu, Bupati Bungo yang diwakili Kepala Dinas PMD Yos Armi, Pasi Bhakti TNI Korem 042/Gapu Mayor Inf Asparizal.

Serta unsur forkopimda Bungo seluruh perwira staf Kodim 0416/Bute, Danramil, tokoh adat tokoh masyarakat, dan tokoh agama dan seluruh tamu undangan yang hadir.

Kolonel Inf Ali menyampaikan amanat dari Pangdam II/Sriwijaya  Mayor Jenderal TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A., M.Han. TMMD dilaksanakan di 5 kabupaten/kota dalam wilayah teritorial Kodam II/Sriwijaya.

“TMMD tahun Anggaran 2023 digelar di 5 kabupaten/kota salah satunya kabupaten Bungo, wilayah Korem 042/Garuda Putih, kodim 0416/Bungo Tebo. Program TMMD tentu melibatkan lintas sektoral,” paparnya.

Dikatakannya, TMMD guna mempercepat akselerasi pembangunan Daerah, terutama membangun infrastruktur, membuka daerah yang terisolir dan tertinggal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Serta itu untuk kepentingan pertahanan dan tetap terpeliharanya Kemanunggalan Tni-rakyat. Hal Ini selaras dengan tema yang diangkat yaitu ”Sinergi Lintas Sektoral mewujudkan Kemanunggalan TNI – Rakyat Semakin Kuat,” ujarnya.

Dikatakan, kebersihan TMMD ke-117 yang dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan tentu hasilnya nanti tak lain untuk membantu masyarakat dalam segala hal. Semua itu, tidak lepas dari dukungan dari permintaan daerah sehingga program ini sukses.

Oleh karena Itu, selaku pengendali kegiatan Operasional TMMD saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Gubernur serta Forkopimda Provinsi, Kapolda beserta Jajarannya, Bupati, Walikota.

Beserta Forkopimda Kabupaten/Kota, instansi Kementerian terkait dan  khusus seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu bersama prajurit mewujudkan pembangunan daerah yang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD Ke-117 Tahun 2023 Ini.

“Semangat kebersamaan serta gotong-royong yang terpancar di setiap wajah dan cucuran keringat masyarakat serta aparat yang bersama-sama bekerja di lapangan hal Ini menjadi Refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen Bangsa yang memiliki Visi, Misi dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Pangdam.

Bahkan kata dia, semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari Kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara.

“Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan Nasional yang kokoh,” lanjut Pangdam.

Mewakili seluruh Prajurit dan Satgas TMMD Ke-117, Saya memohon maaf apabila selama pelaksanaan TMMD ada tingkah laku dan tindakan yang kurang berkenan di hati masyarakat.

“Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada Bangsa dan Negara,” ucapnya.

Pangdam berpesan agar kebersamaan dan Kemanunggalan TNI- Polri-Rakyat jangan mudah terprovokasi oleh pihak manapun yang bertujuan untuk merusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

“Tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun bersama sebagai realisasi semangat gotong-royong yang merupakan warisan asli budaya Bangsa kita,” katanya.

Pelihara hasil-hasil program TMMD Ke-117 Ini dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam kurun waktu yang lama”, pungkas Pangdam. (zek)