Tergiur Sembako Murah, Warga Muaro Jambi Tertipu Hingga Ratusan Juta Rupiah

ilustrasi paket sembako murah. Foto : sidakpost.id/Munawir/istimewa.

SIDAKPOST.ID, MUARO JAMBI – Puluhan masyarakat Tunas Baru, kebupaten Muaro Jambi harus telan pil pahit, karena tertipu iming-iming sembako murah puluhan juta rupiah uang melayang.

Informasi dirangkum, warga awalnya yakin kepada pelaku inisial ID, yang biasa jualan sembako murah di Desa Tunas Baru yang mana, penjual itu biasa menjual sembako murah sejak 2022 di wilayah Muaro Jambi.

Karena sangat tertarik, sejumlah pembeli sembako murah itu, menyerahkan uang ke terduga pelaku.

Namun, setelah uang diserahkan sembako yang dipesan tidak kunjung datang, pelaku tidak tahu kemana rimbanya. Akhirnya, apa yang dialami warga langsung dilaporkan ke polisi, karena merasa tertipu oleh pelaku.

Seperti disampaikan, Eko salah seorang korban penipuan sembako murah dari ID mengungkapkan, karena sangat tertarik ada yang menjual sembako murah jadi sejumlah pembeli di desa Tunas Baru merugi.

“Saya sendiri sudah menyerahkan sejumlah uang kepada penjual sembako murah yang biasa berjualan di tempat kami. Namun ini, tidak kunjung datang sembako yang kami pesan. Memang sebelum ini, sudah lima kali membeli sembako murah lancar saja,” katanya.

Lanjutnya, sembako yang dipesan seperti gula pasir, beras, dan telur tidak juga ada dikirim kepada dirinya sebagai pembeli. Setelah diselidiki ternyata sudah banyak juga warga lain yang menyetir uang untuk mendapat sembako murah dari pelaku itu.

“Untuk kerugian warga yang memesannya itu bervariasi ada yang belasan juta serta ada yang puluhan juta rupiah. Kalau tidak salah kerugian akibat iming iming murah malah ratusan juta uang melayang. Saya yakin ratusan juta hingga miliaran rupiah uang masyarakat yang disetor kepada ID,” ungkapnya.

Sementara Kades Tunas Baru, Syafrizal kepada sidakpost.id menuturkan, sebelum ini memang warga atau pemilik toko biasa membeli sembako murah kepada terduga pelaku. Sudah lima kali putaran transaksi lancar, namun untuk yang ke enam kalinya barang yang dipesan tidak kunjung datang.

“Karena warga banyak tertipu akhirnya apa yang dialami warga langsung dilaporkan ke Polres Muaro Jambi. Kabar terakhir pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Kalau ditotalkan, berkisar di angka Rp 2.5 miliar yang masyatakat dengan pelaku,” tutupnya. (wir)