Bupati Bungo Warning Desa Capaian Vaksin di Bawah 70 Persen

Dibaca: 372 kali
Bupati Bungo Rapat Koordinasi Bersama Unsur Forkopimda, Terkait Penanganan Vaksin dan Covid-19

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo menggelar rapat koordinasi, Kamis (10/2/2022). Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Bungo H Mashuri ini bertujuan untuk mencari solusi dalam menekan penyebaran covid-19 varian omicron di bumi langkah serentak limbai seayun.

Rapat ini juga dihadiri oleh ketua DPRD Bungo, Dandim 0416/Bute, Kapolres Bungo, Kejari Bungo, Ketua PN Bungo, Sekda, Para Asisten, Kepala OPD terkait,  seperti BPBD Kesbangpol, Kadisdik, Kadinkes, Kadis Kominfosandi, Dirut RSUD H. Hanafie Bungo, Kabag Pemerintahan.

Rapat difokuskan pada penanggulangan Covid-19. Dimana saat ini secara nasional laju lonjakan sangat cepat dan tinggi angka terkonfirmasi positifnya dalam minggu- minggu terakhir ini.

“Khusus untuk Kabupaten Bungo jumlah terkonfirmasi positifnya dari awal sampai tanggal 9 Februari 2022 sebanyak 2.080 orang dan yang dinyatakan suspek rapid antigen positif ada 2 orang yaitu dari karyawan PT. CSH dan sudah di treshing dengan kontak eratnya dan menunggu hasil hasil tes PCR di Rumah Sakit Permata Hati ,” ujar H Mashuri.

H Mashuri menyebutkan, khusus untuk vaksin di Kabupaten Bungo dosis satu 82,43 persen dosis dua 56,76 persen dosis tiga 0,94 persen dan untuk lansia baru 60 persen atau baru 13.960 orang dan Kabupaten Bungo masih termasuk Kabupaten terendah untuk vaksin lansia, sedangkan ketersediaan tempat tidur untuk pasien covid-19 di Rumah Sakit Umum H.Hanafie Bungo ada 74 tempat tidur.

“Dari tingkat Kabupaten sampai ke Dusun harus bekerja dengan keras untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk mau divaksin dan masyarakat diwajibkan selalu mematuhi protokol kesehatan selalu memakai masker, dan selalu mencuci tangan, dan bagi masyarakat yang mau berurusan dengan kantor pemerintah wajib memakai masker,” sebutnya.

Sementara itu, untuk vaksinasi bagi anak yang berumur 6 – 11 tahun diharapkan Dinas Pendidikan lebih ditingkatkan kembali penjadwalan untuk titik perlu ditambah masing- masing sekolah, dan semua pihak harus siap ditempat waktu petugas kesehatan datang ke sekolah atau lokasi tempat vaksin baik persiapan peserta vaksin maupun guru dan orang tua pendamping.

“Bagi masyarakat yang baru datang dari luar daerah agar dapat mengecek langsung ke puskesmas terdekat dan dianjurkan isolasi mandiri di rumah sambil,” katanya.

Ditambahkannya, bagi para Rio yang tingkat capaian Vaksin di bawah 70% diwajibkan kerja keras dan untuk meningkatkan masyarakat yang belum di vaksin untuk segera divaksin.

“Dalam waktu dekat ini semua Rio atau Kepala Desa yang capaiannya kurang dari 70 persen akan dipanggil, diminta untuk meningkatkan capaiannya di masing masing wilayah,” tutupnya. (adv/jul)

ADVERTISEMENT