Sebut CE-Ratu Amanah, Warga Selat Pastikan Pilih Nomor Satu

Dibaca: 173 kali

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Warga Desa Selat, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari sudah membulatkan tekad untuk memilih pasangan Cagub dan Cawagub Jambi, Cek Endra-Ratu Munawaroh (CE-Ratu).

Warga bahkan menyebut tidak terpengaruh dengan berbagai isu miring yang sering menyerang CE-Ratu selama masa kampanye seperti saat ini.

Pernyataan ini diungkapkan langsung oleh Sayuti salah seorang tokoh masyarakat saat bertatap muka dengan Cagub CE, Senin (9/11/2020). Sayuti menegaskan, dirinya bersama dengan warga desa lainnya memang sudah sepakat untuk memilih paslon CE-Ratu.

“Kami akan kompak sampai akhir. Kalau sudah nomor satu, tetap satu sampai akhir. Kami Bertanggung jawab dan tidak akan berhianat.” tegasnya.

Sayuti menambahkan, warga Desa Selat juga tidak terpengaruh dengan janji manis kandidat manapun. Dia meyakini hanya CE-Ratu yang bisa mengemban amanah sebagai pemimpin.

“Saya tau persis bagaimana sosok pak CE. Kalau pak CE Gubernur Jambi pasti sangat mudah untuk berkoordinasi terkait keluhan desa. Dan saya yakin bantuan akan sampai di desa kami,” tegasnya lagi.

“Kami siap bersatu, menangkan CE-Ratu. Kami tidak perlu uang, yang terpenting ketika jadi ingat desa kami,” tandasnya.

Sementara itu, Cagub Cek Endra mengatakan kalau dirinya berbeda dengan paslon lainnya. Kata CE, dia tidak mau disambut bak raja tetapi sudah terpilih lupa.

“Saya tidak mau dan tidak pernah pakai cara lama. Ketika datang disiapkan kerbau untuk disembelih, mendirikan tenda, disambut bagai raja tetapi sudah jadi lupa. Lebih baik saya begini tetapi saya akan ingat apa yang menjadi keluhaan warga,” tegas CE disambut teriakan CE-Ratu menang.

“Kalau kayak gitu, calon tidak bakal tau apa persoalan seperti jalan rusak, sekolah reot, warga sakit. Makanya, mereka sudah jadi lupa,” tegasnya lagi.

Cek Endra lalu menegaskan komitmennya dalam hal kesehatan masyarakat. Karena menurut CE, selama ini masih sering ditemui ada pasien yang ditolak saat berobat ke rumah sakit.

“Kalau saya jadi gubernur, tidak ada lagi istilah ditolak karena miskin. Apalagi karena tidak punya kartu BPJS. Jika itu terjadi saya copot langsung Dirut Rumah Sakitnya,” sebut CE. (zek)

ADVERTISEMENT