“Jangan Lupakan Kami Prajurit, Kami Rindu Kebersamaan”

Dibaca: 120 kali

AGENDA  lewat momen “Manunggal Membangun Generasi Milenial” TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang digelar Kodim 0416/BUTE, dikawasan Kelurahan Pulau Temiang, berakhir sudah. Kegiatan yang digelar 10 Juli  hingga 8 Agustus 2018, dirasakan warga begitu singkat.  Suasana kebersamaan yang selama ini terjalin  erat antara warga dengan aparat TNI, tergabung dalam Satgas menyisakan  sedikit goresan positif dihati warga.

ZAKARIA – TEBO

BEKERJA dan terus bekerja bersama warga tanpa kenal lelah,  yang dilakukan aparat TNI  selama TMMD, tak terasa berakhir sudah. Berbagai pembangunan, yang dilakukan aparat bersama warga, menjadi bukti nyata, begitu aparat TNI sangat perduli, dengan warga.

Ada banyak hasil karya TNI dibawah komando Dandim/0416 Bute Letkol Inf Wahyu H.S, selama TMMD berlangsung, mulai dari pembukaan Jalan baru sepanjang 7,525 KM, pembangunan Box Culvert, pembangunan gorong-gorong, Renovasi Madrasah, pembangunan sarana olahraga, serta kegiatan lainnya.

Tak hanya sebatas pembangunan fisik, namun aparat pun menggelar kegiatan non fisik terhadap warga Pulau Temiang. Diantaranya, berbagai kegiatan penyuluhan antara lain  penyuluhan narkoba terhadap para pelajar, penyuluhan pertanian, penyuluhan Karhutla serta penyuluhan Belanegara dan cinta tanah air.

“Ini sebagai bukti nyata kita, jika TNI sangat perduli terhadap warganya. Bukan hanya sebatas melakukan pembangunan fisik, namun non fisik pun kita  persembahkan untuk warga. Semoga pengabdian selama TMMD ini, benar – benar bermanfaat bagi warga. Dan semua rangkaian kegiatan ini, berhasil kita gelar, tidak terlepas dari peran besar masyarakat setempat, yang bahu membahu bersama TNI melakukan berbagai pembangunan yang kita gelar,” tegas Dandim 0416/Bute Letkol Inf Wahyu H.S.

Sementara, bagi warga Pulau Temiang sendiri, kegiatan TMMD ke 102 ini, terasa sangat singkat. Seperti dirasakan Tajudin, yang tak lain salah satu tokoh masyarakat setempat .

”Perasaan baru kemarin, kita bersendah gurau dengan aparat diselah kegiatan,  hingga makan dan minum bersama warga. Dan hari ini,  mereka sudah berlalu. Kami warga Rantau Pandan benar benar berterima kasih terhadap aparat TNI, yang telah memilih Kecamatan Tebo Ulu sebagai salah satu titik lokasi TMMD,” ungkap Tajudin, usai upacara penutupan TMMD, Rabu (8/8/2018).

Tak hanya Tajudin, salah seoarang warga lain, yang kediamanya sempat dihuni aparat TNI yang tengah melakukan kegiatan TMMD mengaku, sangat bangga dengan aparat TNI yang mau tidur di kediamanya.

”Sama sekali saya tidak merasa keberatan, malah saya sangat terbantu dengan kehadiran mereka dirumah ini.  Mereka (aparat TNI,red) justru diselah kegiatan TMMD membetulkan kediaman rumah ini. Ya,  perbaikan perbaikan  ringan, yang bagi kami sangat berarti. Jangan lupakan kami prajurit. Kami merindukan kebersamaan itu kembali terjadi dikampung ini,” kata As’ad Aulia terharu,  yang tak lain salah satu  warga setempat yang kediamanya beberapa waktu lalu dijadikan lokasi penginapan aparat TNI saat TMMD berlangsung.

Dilain kesempatan Camat Tebo Ulu, Firdaus Sukur, S.Pdi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat TNI, yang selama ini telah melakukan pengabdian TMMD di Kecamatan yang dia dipimpinya.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan, serta seluruh lapisan masyarakat Pulau Temiang, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada TNI atas dipilihnya Kecamatan Tebo Ulu sebagai lokasi TMMD ke – 102. Jika TMMD kembali akan digelar, besar harapan kami Kecamatan Tebo Ulu, kembali akan dipilih sebagai lokasi TMMD. Sekali lagi terima kasih,” ucap Firdaus. (**)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*