Meresahkan Warga, Pria Ini Ditangkap di Semak-semak

2
Tampak Warga Sekitar dan Polisi Mengamankan seorang Laki-laki yang meresahkan warga. Foto : sidakpost.id/Satria

SIDAKPOST.ID, TANJABBAR – Seorang laki-laki tidak dikenal di tangkap sejumlah warga di Kelurahan Betara Kiri Kecamatan Kuala Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (9/06/2022).

Informasi yang didapat, warga sangat resah laki laki yang tidak dikenal itu membakar gubuk warga. Sejumlah warga melakukan pengepungan terhadap laki laki tersebut sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa saksi mata melihat laki-laki tersebut bersembunyi di kebun.

Tak lama setelah diteriakkan oleh warga, laki-laki tersebut keluar sendiri dari semak dengan tidak mengenakan pakaian. Sempat beberapa kali laki-laki itu di pukul warga.

Setelah tertangkapnya laki-laki itu, sempat ditanyakan oleh warga terkait identitas dan lain-lain sebagainya, laki laki itu tidak merespon pertanyaan warga diduga tidak waras.

Makkah yang merupakan Ketua RT 01 mengatakan, terdapat Tiga buah gubuk warga Kelurahan Betara Kiri yang dibakar olehnya.

“Ia membakar pondok warga di daerah tambak dan parit muda terdapat Tiga buah rumah dibakarnya. Kemudian dengan kejadian itu selama tiga hari tiga malam kami lakukan pencarian orang ini,” ungkap Makkah.

Hal ini dibenarkan oleh Badan Kepolisian Kelurahan Betara Kiri, Hanafi sudah tiga hari tiga malam bersama masyarakat, melakukan penjagaan di wilayah Kelurahan Betara Kiri.

“Karena sudah meresahkan maka kami bersama warga berjaga-jaga antisipasi tindakan dari laki-laki yang tak dikenal itu,”kata Hanafi.

Kades Pangkal Duri Ilir, Nurmahang menjelaskan bahwa keresahan ini juga dirasakan oleh masyarakat, akibat ulah orang ini. Selain membakar gubuk warga, juga mengambil makanan warga.

“Ditempat kami, sekitar Tiga Ratus orang yang berupaya menangkap sampai sampai melakukan pagar betis, tapi tidak bisa tertangkap,”tuturnya.

Dijelaskan, selama satu minggu warga berupaya melakukan pencarian orang ini, tetapi tidak berhasil ditemukan.

“Kami mengira orang ini memiliki ilmu, supaya tidak tertangkap, dan kemungkinan juga Suku Anak Dalam,” ungkapnya. (sat)