Warga Bungo Rela Antre Berjam-Jam Demi Minyak Goreng

Dibaca: 401 kali
Tampak Warga Rela Antre Berjam-Jam Demi Minyak Goreng Murah di salah satu swalayan di pasar Muara Bungo/Foto : sidakpost.id (zek)

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Puluhan warga Bungo rela mengantre demi mendapat 2 liter minyak goreng murah di Indomaret tepatnya di jalan jenderal sudirman Litas Sumatera, kabupaten Bungo, pada Rabu (9/03/2022).

Pantauan di lapangan puluhan ibu -ibu rela antre panjang asalkan bisa membeli minyak goreng 2 liter seharga Rp. 28 ribu yang di jual oleh pihak indomaret. Dari informasi yang diperoleh stock minyak goreng yang dijual juga sangat terbatas.

Aisyah seorang ibu rumah tangga saat dibincangi menceritakan, dirinya rela mengantre demi mendapatkan minyak goreng murah. Kalau jual minyak ini di toko lain ada tapi harga Rp 20 hingga 25 satu liter yang kemasan.

“Kebetulan di indomaret ada jual minyak goreng kemasan 2 liter seharga Rp 28 ribu jadi biar lah saya mengantre yang penting dapat minyak goreng murah di jual oleh indomaret. Kemarin saya juga ikut antre tapi tidak kebagian minyak,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Fitri warga Kelurahan Sungai Pinang mengatakan, ia rela ikut mengantre karena memang jual minyak goreng kemasan sekarang yang ada di toko-toko pada mahal semua.

“Kami juga tidak ingin antre seperti ini tapi mau diapakan kalau tidak begini tak dapat minyak goreng murah. Bukan tak ada jual di tempat lain, tapi harga cukup mahal jadi kalau di hitung-hitung besar juga pengeluaran,”ungkapnya.

Terkait kelangkaan minyak goreng juga mendapat sorotan dari pembina Gempur Kabupaten Bungo, Danil ketika melihat langsung para ibu-ibu yang antre minyak di indomaret tadi siang.

Karena menurutnya, kondisi seperti ini harus cepat diatasi kasian masyarakat. Kalau seperti ini terus kasian warga kita terutama ibu-ibu rumah tangga yang rela mengantre demi mendapat minyak goreng murah.

“Sedih saya melihat ibu-ibu rela antre hanya ingin dapat membeli minyak 2 liter dengan harga Rp 28.000. Secepatnya kami akan menggelar aksi damai agar kelangkaan minyak goreng di kabupaten cepat diatasi kasian melihat warga,”kata Danil. (zek)

ADVERTISEMENT