BKKBN Jalin Kerjasama dengan Bulog Jambi Atasi Stunting

Dibaca: 200 kali
BKKBN Perwakilan Provinsi Jambi dan Bulog Jambi Teken Kerjasama Atasi Stunting/Foto : sidakpost.id (Ratna)

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi lakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kepala Bulog Provinsi Jambi. Yang berlangsung di Hotel Aston, Rabu (09/03/2022).

Pertemuan rekonsiliasi percepatan penurunan Stunting bersama Perguruan Tinggi se-provinsi Jambi dihadiri Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, kepala perwakilan BKKBN provinsi Jambi Dr. Munawar Ibrahim, S. Kp. MPH, kepala Bulog Provinsi Jambi H. Defrizal, SE. Para OPD terkait dan tamu undangan lainya.

Kepala perwakilan BKKBN provinsi Jambi Munawar Ibrahim menjelaskan, masalah Stunting atau lebih dikenal pertumbuhan kerdil/tengkes, merupakan dampak kurangnya asupan gizi kronis dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggu pertumbuhan pada anak.

“Untuk mengatasi permasalahan gizi buruk dan stunting di provinsi Jambi maka diperlukan adanya kerja sama antara BKKBN dengan Bulog provinsi Jambi dalam bentuk penandatanganan perjanjian kerjasama,”ucap Munawar.

Dijelaskan, perjanjian kerjasama untuk meningkatkan, sinergisitas, peran, tugas dan tangung jawab semua pihak guna mendukung upaya promotif terkait hal tumbuh kembang anak.

“Jadi kami telah sepakat bersinergi agar masalah stunting di provinsi Jambi bisa teratasi. Tentunya, akan saling bersinergi dalam pengembangan kelompok UPPKA, binaaan perwakilan BKKBN provinsi Jambi dan semua pihak akan melakukan monitoring dan evaluasi langsung,”kata Munawar.

Kepala Bulog, Defrizal juga mengatakan, dalam upaya penurunan stunting di provinsi Jambi, Bulog akan Jambi akan menyediakan beras fortifikasi dan bahan pangan lainya yang langsung dikelola oleh forum Bulog.

“Bantuan ini tidak hanya berlaku untuk kota Jambi saja tapi seluruh wilayah di provinsi Jambi bahkan di desa desa kampung KB dan desa lokus stunting sesuai dengan data yang didapat,”cetus Defrizal. (adv/rat)

ADVERTISEMENT