Koptu Syafarudin Koramil 416-07, Ajak Generasi Gunakan Medsos Positif

Dibaca: 108 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Kemajuan
perkembangan media sosial (medsos) di era digital saat ini memunculkan fenomena baru dan merubah pola interaksi manusia, dengan semakin meningkatnya pengguna medsos yang sebagian besarnya adalah remaja dan anak-anak, sehingga memunculkan dampak positif dan negatif bagi seluruh penggunanya.

Dampak positif dan negatif seharusnya dapat dimaknai sebagai alat untuk mengetahui apa yang baik dan yang tidak baik, bagi perkembangan karakter pengguna dalam hal ini generasi muda anak bangsa.

Media sosial harus dimanfaatkan secara positif oleh generasi muda dengan mengakses hal – hal yang positif untuk semakin meningkatkan wawasan dan persatuan sebagai anak bangsa, sehingga mereka dapat memiliki karakter yang kuat dan terhindar dari dampak negatif yang merusak sendi kehidupan dan masa depan generasi muda.

Hal tersebut dikatakan oleh Babinsa Koptu Syafarudin Koramil 416-07/Rimbo Bujang Kodim 0416/Bungo Tebo, pada saat komsos berdialog dengan para pemuda yang tengah nongkrong di Warung, Bertempat di Desa Pematang Sapat Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.

Dikatakan Koptu Syafarudin, bahwa
generasi muda yang saat ini sangat erat dengan medsos harus selalu diarahkan dan diawasi, peran orangtua supaya mampu mengarahkan anaknya untuk selalu menggunakan medsos dengan baik sehingga dapat menunjang kegiatan aktivitas positif yang mandiri.

“Mari gunakan medsos berimbang sehingga terhindar dari sikap anti-sosial yang dapat berdampak buruk pada masa depan, generasi muda harus tetap aktif berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada di lingkungannya,”tutur Koptu Syafarudin, Selasa (09/03/2021).

Tokoh pemuda Arif Sugiarto sangat berterima kasih kepada bapak Babinsa yang sudah mengingatkan generasi muda, untuk menggunakan HP di media sosial dengan mengakses hal-hal yang bermanfaat.

“Dengan seringnya disampaikan sosialisasi tentang penggunaan medsos dengan benar, sehingga generasi muda terhindar dari tindak pidana baik pelanggaran UU ITE maupun UU yang berlaku lainnya, “ujar Arif Sugiarto. (asa)

ADVERTISEMENT