Tak Ada Rambu-rambu, Tambal Sulam Jalan di Bungo Sebabkan Warga Kecelakaan

Dibaca: 1.219 kali
Kondisi jalan nasional tambal sulam di jalinsum Muara Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Tragis apa yang dialami oleh Gusviandri warga dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo. Pasalnya ia mengalami luka lecet kaki dan tangan, setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalan lintas sumatera tepat di simpang PU pasar atas Muara Bungo.

Peristiwa lakalantas sendiri bermula, pada Selasa (26/2) malam, ketika mau pulang ke rumah. Tiba di lokasi kejadian, Gusviandri tidak mengetahui ada lobang perbaikan membuat motornya masuk lobang kemudian jatuh.

Inilah seorang korban setelah mengalami laka tunggal di lobang galian tambal sulam jalan nasional di Bungo

“Dak tahu nian kami ado lobang perbaikan jalan nasional. Memang tidak ada rambu-rambu sama sekali sehingga motor kami terpeleset. Apalagi, waktu kejadian malam sekira pukul 21.00 Wib. Karena tadi saya kaget, langsung terpeleset masuk ke lobang itu,” katanya.

Dikatakan agar pihak PUPR berilah tanda-tanda atau rambu-rambu kalau ada perbaikan jalan di sepanjang jalan lintas semutera. Karena kalau tidak ditindakblanjuti takutnya ada korban laka lain selain dirinya. Apalai malam pasti banyak pemotor tidak mengetahui adanya perbaikan.

“Kami hanya ingin pihak terkait tolong lah kalau memperbaiki jalan diberi rambu-rambu biar tidak ada kecelakaan lagi seperti saya ini. Kalau tidak cepat dicari sulusi takutnya ada korban laka lain,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Takim, korban lain juga mengalami kecelakaan tadi pagi. Seorang guru SD di kabupaten Bungo, Zulaiha mengalami patah gigi karena kecelakaan dilokasi perbaikan jalan tambal sulam oleh PUPR.

“Lah banyak yang jatuh pakai motor karena jalan sedang diperbaiki tak ada rambu-rambu. Rata-rata dari korban laka, tidak mengetahui adanya lobang perbaikan jalan. Kalau dibiarkan begini terus takutnya ada korban lain yang kecelakaan lagi,” ujar Takim. (zek)

ADVERTISEMENT