Ciptakan Pilkada Damai, Kapolda Jambi Pertemukan Kedua Calon Bupati Bungo

Dibaca: 182 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Cegah konflik pilkada di Kabupaten Bungo, Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo turun ke Bungo ajak kedua Paslon Cubup dan Cawabup Bungo menjaga kondusifitas.

“Kehadiran saya di Bungo mengajak agar kedua paslon Bupati Bungo menciptakan kondusifitas pilkada 9 Desember besok. Untuk itu, kedua paslon diingatkan agar tidak melakukan politik uang,” ungkap Kapolda.

Dikatakan, sebagai Kapolda baru Irjen Pol A Rachmad Wibowo betul-betul ingin pilkada di Bungo berjalan lancar, jujur dan kondusif. Sehingga masyarakat bisa memilih dengan nyaman.

“Pertemuan kedua paslon ini sengaja saya lakukan ini untuk menciptakan pilkada damai, sejuk dan kondusif. Jadi saya tegaskan jangan ada tindakan atau hal yang merugikan atau serangan fajar ,” tegasnya.

Lanjut Kapolda, di Bungo sering terjadi perseteruan antara kedua belah pihk, oleh karena itu, dirinya sengaja turun ke Bungo menyatukan kedua paslon untuk menciptakan pilkada damai. Beberapa kejadian antara kedua paslon berseteru.

Perseteruan ini terjadi karena adanya kecurigaan baik dari pasangan nomor urut 01 dan nomor urut 02 yang saling curiga adanya melakukan money politik.

“Money politik ini seperti bagi-bagi sembako dan lain-lain sehingga terjadilah perseteruan. Dan kini saya sudah mempertemukan untuk meminta kedua paslon saling sepakat, saya juga minta agar paslon dapat menjaga tim mereka agar tidak melakukan hal yang merugikan menjelang hari Rabu di saat masa pemilihan nanti,” lanjutnya.

Bahkan Kapolda juga mengajak kedua paslon menciptakan pilkada damai dan kepada incumbent tidak mengerahkan para ASN untuk berpihak. Sejauh ini, persoalan netralitas ASN menjadi perioritas polisi di Pilkada Jambi ini untuk terwujudnya pilkada bersih jujur dan adil.

“Netralitas ASN ini mesti dijaga, saya minta untuk pasangan incumbent jangan melakukan pengerahan ASN dan jabatannya jelang memasuki pemilihan nanti. Mungkin ini menjadi salah satu hal untuk dapat mencegah adanya konflik lagi baik dari saling serang atau saling hadang,” sebutnya.

Diketahui, konflik antara tim paslon di Pilbup Bungo memang selalu kerap terjadi. Diantara pasangan calon ini kerap mengalami aksi tindakan yang tidak baik seperti penghadangan saat berkampanye dan bahkan tindakan anarkis yang dilakukan.

“Dalam menjaga kedamaian di masa tenang pemilihan, Kapolda Jambi mempertemukan kedua paslon agar sepakat berdamai dan dapat meredam kericuhan dengan mengerahkan tim agar tidak melakukan kecurangan,”ujar Kapolda. (jul)

ADVERTISEMENT