Audiensi dengan Pj Bupati, Dua Kades Sampaikan Keluhan

Pj Bupati Muaro Jambi Audiensi dengan tokoh masyarakat dan kepala desa di Muaro Jambi. Foto : Munawir

SIDAKPOST.ID, MUARO JAMBI –  Pejabat Bupati Muaro Jambi Bachyuni melakukan Audensi dengan Kades/Lurah, BPD, Sekdes, toko masyarakat dan TP-PKK Se- Kecamatan Maro Sebo dengan tujuan untuk menyerap permasalahan yang ada di kecamatan, bertempat di Aula Kantor Camat Maro Sebo, Senin (01/08/22).

Audensi Pj Bupati Muaro Jambi didampingi langsung kepala OPD terkait diantaranya, Kadis PUPR Yultasmi. Kadis Kesehatan Afif Fudin. Kadis Pendidikan Firdaus. Kadis PMD Syaifullah. Kadis Pemuda olahraga dan Prawisata Syafrinal.

Camat Maro Sebo M, Isa Sohibur Ridho yang sekaligus memandu acara Audensi mengucapkan selamat datang PJ Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah di Kecamatan Maro Sebo, dalam rangka audensi dengan Kades, Lurah, BPD, Sekdes, Toko Masyarakat dan TP-PKK.

“Audensi ini telah lama kami tunggu-tunggu sehingga nantinya Pj Bupati bisa lmendengarkan pertanyaan dari Kades, Lurah, BPD, Sekdes, Toko Masyarakat se- Kecamatan Maro Sebo,” ujar Camat.

Dalam audensi, Kades Niaso Sarkoni mempertanyakan Jembatan penghubung Desa Niaso dengan Kota Jambi yang bertahun tahun tidak pernah di perbaiki.

Padahal sudah berkali-kali Dinas PU Muaro Jambi ke lokasi untuk mengukur Jembatan tersebut, namun hingga sekarang tidak ada tanda-tanda akan dibangun.

“Jembatan itu panjang lebih kurang 7 meter. Jika pemkab Muaro Jambi tidak sangub membangun Jembatan tersebut, maka dirinya bersama warga akan membangun jembatan itu mengunakan Bambu dengan cara swadaya masyarakat,” kata Sarkoni.

Sementara Kades Danau Lamo Ismail mempertanyakan tempat Meditasi bagi umat Hindu di wilayahnya, apakah nantinya Pemdes Danau Lamo boleh memberikan Izin. Karena itu, pemdes Danau Lamo minta penjelasan dari Pj Bupati Bachyuni.

“Jika izin pembangunan Meditasi bagi umat Hindu dikeluarkan, apakah nantinya tidak menimbulkan permasalahan baru di tengah masyarakat Desa. Kita kwatirkan masyarakat merasa terganggu dengan aktifitas Meditasi bagi umat Hindu,” jelas Kades Ismail

PJ Bupati Bachyuni menyebutkan terkait pembangunan jembatan Desa Niaso dengan Kota Jambi yang belum diperbaiki, Pemda masih terkendala anggaran. Insya Allah tahun 2023 akan kita anggarkan dan dijadikan prioritas.

Kata dia, meminta peran serta dukungan kades dan anggota dewan terutama dapil Maro Sebo agar jembatan tersebut menjadi prioritas utama. Karena Pemda juga bisa mengusulkan akan dibahas di paripurna.

“Terkait memberikan Izin pembangunan Meditasi bagi umat Hindu di Desa Danau Lomo, musyawarahkan terlebih dahulu dengan tokoh masyarakat terutama warga sekitar,”tukasnya. (wir)